Olahraga

Mak Jegagik Padel Semarang Meriahkan HUT RI ke-81, Wali Kota Agustina Ajak Rayakan Kemerdekaan Sambil Berbagi

×

Mak Jegagik Padel Semarang Meriahkan HUT RI ke-81, Wali Kota Agustina Ajak Rayakan Kemerdekaan Sambil Berbagi

Sebarkan artikel ini
Mak Jegagik Padel Semarang Meriahkan HUT RI ke-81, Wali Kota Agustina Ajak Rayakan Kemerdekaan Sambil Berbagi
Keseruan laga permainan 'Mak Jegagik Padel Semarang antara Wali Kota Semarang dengan Forwakot memeriahkan HUT RI ke-81. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak selalu identik dengan lomba tradisional atau upacara seremonial.

Di Kota Semarang, perayaan semangat kemerdekaan justru dengan cara yang lebih segar. Yakni, melalui ajang olahraga bertajuk Mak Jegagik Padel yang mempertemukan pemerintah, insan pers, BUMD, pelaku usaha, hingga komunitas olahraga dalam satu lapangan.

Berlangsung di Gets Courts, Jalan Soekarno Hatta, Rabu malam, 5 Agustus 2026. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi perayaan Hari Ulang Tahun ke-4 Jurnalis FC.

Atmosfer pertandingan penuh gelak tawa, dan semangat kebersamaan yang membuat olahraga padel menjadi ruang silaturahmi lintas profesi.

Sorak penonton terus menggema sejak pertandingan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB.

Setiap pertandingan penuh tepuk tangan, sementara para peserta lebih menikmati kebersamaan daripada mengejar kemenangan.

Sebanyak 14 tim ambil bagian dalam pertandingan persahabatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai instansi dan organisasi, mulai dari Pemkot Semarang, DPRD Kota Semarang, PDAM Tirta Moedal, PHRI Jawa Tengah, BPR/BKK Kota Semarang, hingga tim media.

Suasana semakin hidup ketika Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin, dan Sekretaris Daerah Kota Semarang Handi Priyanto ikut turun langsung bermain bersama peserta.

BACA JUGA: Padel Makin Booming! Gets Courts Hadir di Semarang, Siap Dongkrak Wisata dan Ekonomi Kota 

Kehadiran para pimpinan daerah itu menjadi simbol bahwa olahraga mampu menghapus sekat jabatan.

Lapangan padel malam itu berubah menjadi ruang dialog yang hangat antara pemerintah, wartawan, dan berbagai elemen masyarakat.

Pertandingan pembuka bahkan menyedot perhatian seluruh peserta. Wali Kota Agustina yang berpasangan dengan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang Yudi Hardianto Wibowo menghadapi pasangan wartawan Forum Wartawan Kota Semarang (Forwakot), Elly Kusuma dan Lia Dina.

Laga berlangsung santai, penuh tawa, sekaligus memperlihatkan kedekatan hubungan pemerintah dengan insan pers yang selama ini menjadi mitra pembangunan Kota Semarang.

Di balik nama unik “Mak Jegagik”, tersimpan filosofi sederhana yang menggambarkan spontanitas sekaligus semangat kebersamaan.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menjelaskan bahwa istilah tersebut berarti bermain padel secara tiba-tiba untuk memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia.

“Mak Jegagik padel ini berarti tiba-tiba bermain padel sebagai bentuk dalam memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia. Total hadiah Rp15 juta dalam bentuk sembako sebanyak 250 paket kepada sejumlah yatim piatu di Kota Semarang,” ujar Agustina.

Menurutnya, perayaan kemerdekaan seharusnya tidak berhenti pada seremoni maupun kompetisi olahraga semata. Lebih dari itu, momentum tersebut harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ajang Bakti Sosial Berbalut Olahraga

Sebanyak 250 paket sembako yang berasal dari total hadiah senilai Rp15 juta akan tersalurkan kepada anak-anak yatim piatu di Kota Semarang.

Konsep tersebut menjadikan Mak Jegagik Padel bukan sekadar turnamen persahabatan. Tetapi juga aksi sosial yang membawa semangat gotong royong.

Agustina mengaku terkesan melihat antusiasme peserta yang datang dari berbagai latar belakang.

“Ini pesertanya komplit sekali, dari berbagai sektor tumplek blek di sini. Main bareng memeriahkan HUT ke-81 RI dan berbagi kepada yatim piatu,” katanya.

Kolaborasi lintas sektor itu dinilai menjadi kekuatan utama kegiatan. Hubungan formal yang selama ini terjalin di ruang rapat berubah menjadi komunikasi yang lebih cair melalui olahraga.

Tak hanya pemerintah daerah, acara ini juga melibatkan BUMD, organisasi perhotelan, perbankan, pelaku usaha. Hingga komunitas wartawan yang selama ini memiliki peran penting dalam pembangunan Kota Semarang.

Yang membuat Mak Jegagik Padel berbeda dari turnamen olahraga lainnya adalah konsep penghargaan yang sengaja di kemas penuh hiburan.

Alih-alih hanya memberikan trofi kepada juara, panitia menyiapkan berbagai kategori unik yang mengundang tawa.

Di hadapan seluruh peserta, Agustina membacakan sejumlah nominasi seperti “Service Terkocak”, “Smash Tergokil”, “Pukulan Tergemoi”. “Ngakak Banter”, “Paling Guyub”, hingga kategori “Raket Cas-casan” yang ibaratnya menggunakan raket nyamuk.

Candaan tersebut langsung memancing gelak tawa seluruh peserta. Suasana kompetitif pun berubah menjadi ajang hiburan yang membuat semua orang merasa menjadi bagian dari perayaan.

Dukungan Berbagai Pihak

Kesuksesan penyelenggaraan Mak Jegagik Padel tidak lepas dari dukungan berbagai mitra. Antara lain PDAM Tirta Moedal, Bank Jateng, BPR/BKK Kota Semarang, Gets Premiere Hotel, Louis Kienne Hotel Pandanaran, serta Rooms Inc Semarang.

Kolaborasi tersebut menjadi contoh bagaimana pemerintah, dunia usaha, media, dan komunitas. Dapat berjalan beriringan menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi dampak sosial.

Di tengah semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Mak Jegagik Padel membuktikan bahwa olahraga mampu menjadi jembatan kebersamaan.

Dari satu lapangan padel di Kota Semarang, lahir semangat kolaborasi, persaudaraan. Sekaligus kepedulian terhadap sesama melalui aksi berbagi kepada anak-anak yatim piatu. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp