SEMARANG, beritajateng.tv – PSIS Semarang akan memanfaatkan turnamen International Match RCTI Sports sebagai ajang seleksi pemain, dari yang kontrak hingga asing trial, untuk memperkuat skuad menghadapi musim depan.
Perubahan regulasi yang memungkinkan penambahan jumlah pemain asing dari 6 menjadi 8 pemain mendorong PSIS melakukan evaluasi dan trial terhadap sejumlah pemain, termasuk legiun asing.
Turnamen ini akan menampilkan kombinasi pemain senior yang masih terikat kontrak, pemain muda PSIS, serta pemain yang sedang menjalani trial.
PSIS akan menyeleksi enam pemain asing, yaitu Adam Mitter (Inggris), Roger Bonet (Spanyol), Reza Heidari (Iran/Finlandia), Deri Corfe (Inggris), Gabriele Rolando (Italia), dan Yevhen Bokhasvhili (Ukraina).
Dalam daftar pemain lokal, beberapa nama seperti Wahyu Prasetyo, Fredyan Wahyu, Gian Zola, dan Evan Dimas tidak dimasukkan karena kontrak mereka telah habis dan masih dalam tahap komunikasi serta negosiasi.
Dua pemain asal Papua, Giovani Numberi dan Barnabas Sobor, juga absen karena tengah pulang ke Papua setelah satu musim penuh berada di Semarang.
BACA JUGA: Resmi Peroleh Lisensi AFC dan Liga 1, PSIS Semarang Kini Bisa Main di Pertandingan Level Asia
Untuk posisi penjaga gawang, Adi Satryo sebenarnya disiapkan untuk turnamen ini, namun ia harus fokus bersama Timnas Indonesia dalam persiapan Kualifikasi Piala Dunia.
CEO PSIS, Yoyok Sukawi, menegaskan bahwa turnamen ini akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk melakukan trial terhadap pemain asing, meski bukan berarti seluruh pemain asing yang ada saat ini akan digantikan.
“Banyaknya trial bukan berarti pemain asing ganti semua. Saat ini pemain asing dan pelatih asing masih libur di negaranya,” ujar Yoyok, Minggu, 19 Mei 2024.
Muhammad Ridwan, yang bertindak sebagai caretaker PSIS dalam turnamen ini, menambahkan bahwa tim pelatih akan memantau performa pemain dan memberikan laporan kepada pelatih kepala Gilbert Agius.
“Tim pelatih akan memberi report baik performa di lapangan maupun melalui analisa video kepada pelatih kepala terkait rekomendasi untuk direkrut atau tidak,” tandasnya.





