Malu Ditagih Hutang, Seorang Pria Asal Pacitan Tega Bunuh Temannya

Polres Blora bekuk pembunuh teman karena hutang. /Heri P.

BLORA, 4/3 (BeritaJateng.tv) – Nurhadi, seorang pria asal Pacitan, Jawa Timur ini tega memukul kepala temanya sendiri hingga pecah dan tewas seketika, lantaran malu ditagih hutang, sebesar Rp. 2.500.000.

Awalnya Sat Unit Reskrim Polsek Cepu mendapat laporan warga ada sesosok mayat ditemukan tengkurap di persawahan dekat komplek lokalisasi Nglebok, Kelurahan/ Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Setelah dilakukan olah TKP dan penyelidikan ternyata korban tewas, akibat pembunuhan, kepalanya pecah akibat dihantam benda keras.

“Awalnya Sat Unit Reskrim Polsek Cepu, mendapat laporan adanya temuan mayat di persawahan Nglebok. Kemudian dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan ternyata korban meninggal akibat pembangunan,” terang Kapolres Blora, AKP AAN Ardiansyah saat gelar Presrilis di halaman belakang Polres Blora, Jumat (4/3/2022) sore.

Korban adalah sahabatnya sendiri bernama Sudar (48) warga desa Sidorejo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Selanjutnya Petugas gabungan dibantu Jatanras Polda Jateng melakukan pengejaran, dan berhasil menangkap pelaku ditempat persembunyianya, di desa Mulyorejo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bjonegoro, Jawa Timur pada Selasa, (22/2/2022).

Selain mengamakan pelaku, petugas juga menemukan barang bukti, berupa cangkul untuk mengubur sepeda motor milik korban yang dibawa kabur pelaku, yang ditutup dengan pohon pisang.

“Pelaku mengakui perbuatan pembunuhan itu, dilakukan pada Minggu (13/2/2022) malam, dan pembunuhan itu sudah direncanakan, karena merasa malu ditagih hutang korban,” kata Kapolres.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya pelaku kini mendekam di penjara, dan diancam dengan pasal 340 KUHP atau 338 KUHP dan 365 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Her/El)

Leave a Reply

Your email address will not be published.