Politik

Menelisik Tingkat Kompetisi Pilkada 2024 di Jawa Tengah, 23 Daerah Menyala, Mana Paling Sengit?

×

Menelisik Tingkat Kompetisi Pilkada 2024 di Jawa Tengah, 23 Daerah Menyala, Mana Paling Sengit?

Sebarkan artikel ini
kompetisi Pilkada | pindah memilih | DPRD Dapil Jateng 13 | Pindah Pemilih Jateng | Pindah Memilih | Suara Brebes
Ilustrasi surat suara. (ant)

Sementara itu, tingkat kompetisi yang tergolong sedang menurut Wahid terjadi saat suatu daerah memiliki satu pasangan calon yang mempunyai mesin politik, jaringan, modal sosial, dan dukungan finansial yang cukup kuat.

Sehingga, lanjut dia, daerah dengan kompetisi sedang itu memiliki peluang untuk menang. Kendati begitu, Wahid menyebut masih ada paslon lain yang berpotensi untuk mengimbangi pada daerah tersebut.

Wahid menilai, ada lima daerah di Jawa Tengah dengan tingkat kompetisi sedang.

“Untuk tingkat kompetisi sedang itu ada Boyolali, Magelang, Tegal, Pemalang, dan Pekalongan,” bebernya.

Satu paslon mendominasi hingga lawan kotak kosong, tujuh daerah dianggap mudah menangkan Pilkada

BACA JUGA: Hari Pertama Musyawarah Terbuka Gugatan Sengketa Pilkada 2024, Dico Tak Hadir

Lebih lanjut, sebanyak tujuh kabupaten/kota lainnya di Jawa Tengah Wahid sebut memiliki tingkat kompetisi yang tergolong rendah.

“Ada satu paslon yang berpotensi besar untuk menang. Jika tingkat kompetisinya rendah, maka masa kampanye relatif akan sepi. Kompetisi yang rendah juga membuat Pilkada kurang menarik,” terang Wahid.

Pihaknya merinci, tujuh daerah itu ialah Kabupaten Semarang, Blora, Sukoharjo, Wonosobo, Banyumas, Brebes, dan Kota Pekalongan.

“Di tujuh wilayah itu ada satu paslon yang sangat mendominasi, bahkan Brebes dan Banyumas lawan kotak kosong,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp