SEMARANG, beritajateng.tv – Menjelang keberangkatan ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara, sebanyak 20 atlet petembak Jawa Tengah (Jateng) semakin rutin berkumpul tiap harinya.
Bertempat di Lapangan Tembak Gelora Jatidiri Semarang, mereka berkumpul dari pagi, siang hingga petang untuk berlatih dan menguji akurasi bidikan.
Ada satu hal yang unik dari tim menembak Jateng dalam PON 2024 nanti. Dua atlet petembak, Niken Silvani dan Raina Ghina Fairuz mengenakan senapan tua berusia puluhan tahun.
“Senapan kami memang senapan mbah buyut. Cukup tua. Tapi semoga bisa memberi kejutan berarti di PON nanti,” kata pelatih menembak, Nurdiyanto.
BACA JUGA: Bangga! Baru Lulus SMA, Pedayung Asal Blora Raih Medali Perunggu di PON 2024
Namun jangan salah, meski berumur, kedua senapan itu layak menyandang ungkapan tua-tua keladi, makin tua makin jadi. Bahkan, salah satu senapan itu menjadi saksi bisu prestasi petembak Jawa Tengah 20 tahun lalu.
“Senapan Rania adalah senapan yang digunakan Shilla Prasasti, petembak Jawa Tengah yang berjaya di PON 2004 atau 20 tahun lalu,” imbuhnya.
Ia menambahkan, Niken dan Raina adalah petembak nomor 10m air rifle yang juga turun di 50m rifle 3 positions atau senapan tiga posisi putri. Peluang mereka dalam meraih emas pada PON 2024 nanti sebenarnya tak begitu besar.
Hanya saja, Nurdiyanto yakin Niken dan Rania bisa memberikan kejutan. Mengingat penilaian nanti menggunakan sistem elektronik yang hasil tembakannya bisa disaksikan langsung, sehingga semua atlet punya peluang yang sama.
Andalkan 20 petembak Jateng untuk raih lima medali emas
Lebih jelas, Nurdiyanto menuturkan, pada PON 2024 ini, Jateng akan menurunkan 20 petembak terbaiknya, yang terdiri dari 14 petembak target, tiga tembak reaksi dan tiga siluet.
Adapun Perbakin Jateng menargetkan tim menembak mampu meraih lima medali emas. Hal itu berdasar hasil dari rangkaian try out yang memperlihatkan tren positif.
BACA JUGA: Bertekad Ciptakan Tradisi Emas PON, Tim Tinju Jawa Tengah Siap Tampil All Out Bak Gladiator
Apalagi, sejumlah atlet nasional juga memperkuat tim menembak Jawa Tengah. Seperti M Iqbal, Alif Satria Bahari, dan Arista Perdana Putri Darmoyo. Namun, pihaknya tetap mewaspadai DKI Jakarta, Jawa Barat, Bali, dan tuan rumah Aceh sebagai pesaing utama.
“Nomor-nomor andalan Jateng di PON adalah 10 air rifle individu dan air pistol putra dan putri serta tim. Lalu 50m Air Pistol Mixed Team, dan 50m Pistol individu,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





