SEMARANG, beritajateng.tv – Gamis model buka pintu mendadak ramai jadi perbincangan di media sosial.
Model gamis itu tampak simpel, nyaman pemakaiannya, dan kabarnya tidak perlu setrika.
Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli. Termasuk mereka yang mulai mencari busana untuk seragam hingga Lebaran 2027.
Di balik viralnya gamis buka pintu, ada Sudarti (56), pedagang pakaian di Indra Fashion Pasar Johar Tengah, Kota Semarang. Dia rutin mempromosikan dagangannya melalui TikTok.
Sudarti mengatakan, tidak menyangka salah satu video yang dia buat justru menarik perhatian warganet dan mendatangkan banyak pesanan.
“Waduh, enggak nyangka. Wong setiap hari kan bikin video. Setiap ada orang beli, saya video. Cuma kan enggak tahu yang viral yang mana. Ternyata kok yang model ini yang viral, terus akhirnya banyak pesanan,” kata Sudarti.
Muasal Nama Gamis Buka Pintu
Dia mengatakan, nama buka pintu sebenarnya bukan istilah baru. Model pakaian tersebut sudah lama, dan kembali menarik perhatian setelah video promosinya beredar luas di media sosial.
Menurut dia, nama itu muncul secara spontan untuk menggambarkan bentuk dan gerakan kain ketika orang pakai.
BACA JUGA: Peragaan Busana Kampung Bustaman Kota Semarang, Fesyen Bukan Hanya untuk Kaum Elite
Saat tertiup angin atau bergerak, bagian pakaian tersebut tampak terbuka dan bergoyang.
“Buka pintu kan ini baju dari dulu, sebetulnya sudah lama. Asal bunyi aja. Kalau dipakai kan biak-biak [terbuka] gitu, buka-buka kena angin,” ucap Sudarti.
Pesanan Ratusan Potong Habis, Mulai Dilirik untuk Seragam
Viralnya gamis buka pintu turut mendongkrak penjualan di kios Sudarti. Dia menyebut sejumlah stok yang datang dalam jumlah ratusan potong ludes terjual.
Dia mengaku belum menghitung total pakaian yang sudah terjual sejak model tersebut ramai di media sosial.
“Datang kemarin 324 [pieces] habis. Terus 157 juga habis,” ucap dia.





