Kesehatan

Menjaga Senyum Anak Istimewa, Pemeriksaan Gigi Jadi Awal Perjuangan Keluarga Cerebral Palsy

×

Menjaga Senyum Anak Istimewa, Pemeriksaan Gigi Jadi Awal Perjuangan Keluarga Cerebral Palsy

Sebarkan artikel ini
Menjaga Senyum Anak Istimewa, Pemeriksaan Gigi Jadi Awal Perjuangan Keluarga Cerebral Palsy
Sebanyak 100 anak penyandang disabilitas mengikuti kegiatan “Senyum Sehat untuk Anak Istimewa”. (Ellya/beritajateng.tv)

P3D Semar Cakep juga mendorong terbentuknya kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang dan sejumlah rumah sakit. Langkah tersebut harapannya membuka akses perawatan lanjutan bagi anak-anak yang membutuhkan.

Bagi keluarga, persoalan kesehatan anak CP juga berkaitan erat dengan kemampuan ekonomi. Biaya perawatan dan pendampingan dapat menjadi beban tambahan bagi orang tua yang harus memberikan perhatian khusus kepada anak.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah. Perusahaan telah mendampingi Yayasan Smart Cakep selama sekitar tiga tahun melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan pendampingan kepada penyandang disabilitas harus dilakukan secara menyeluruh.

“Kami melihat penanganan anak berkebutuhan khusus tidak cukup hanya berfokus pada anaknya. Kondisi ekonomi orang tua juga perlu ditingkatkan agar mereka memiliki kemampuan untuk mendukung pengobatan dan perawatan anak,” kata Taufiq.

Karena itu, program pendampingan Pertamina tidak hanya menyentuh aspek kesehatan. Perusahaan juga mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pengembangan UMKM.

Salah satu bentuknya adalah pendampingan produksi minuman herbal. Upaya tersebut terarah agar orang tua memiliki peluang meningkatkan kemandirian ekonomi sekaligus tetap dapat mendampingi anak.

Taufiq menilai kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kualitas hidup anak berkebutuhan khusus. Terlebih, anak dengan cerebral palsy membutuhkan pendekatan perawatan yang berbeda daripada anak pada umumnya.

“Kesehatan gigi dan mulut menjadi salah satu aspek yang perlu mendapatkan perhatian. Kolaborasi berbagai pihak penting agar akses pemeriksaan dan perawatan bagi anak berkebutuhan khusus semakin terbuka,” ujarnya.

Kegiatan “Senyum Sehat untuk Anak Istimewa” pun diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih panjang.

Pemeriksaan gratis menjadi langkah awal, sementara tindak lanjut medis, edukasi keluarga, dan penguatan ekonomi orang tua menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas hidup anak-anak penyandang cerebral palsy. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp