“Koperasi itu dari anggota untuk anggota. Kalau anggotanya banyak, stok barang juga banyak dan keuntungan bisa kembali ke anggota melalui SHU. Jadi ASN kami wajibkan bergabung dan kepatuhannya terpantau dinas terkait,” ujarnya.
Agustina menyebut Koperasi Merah Putih akan berfungsi sebagai agen distribusi berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari beras, gas, hingga pembayaran listrik.
“Kalau anggota banyak, koperasi akan makin kuat. Ini kesempatan besar untuk memajukan ekonomi warga,” katanya.
Pantauan di lokasi, Koperasi Kelurahan Merah Putih Gedawang ini menyediakan aneka bahan pokok masyarakat. Mulai beras, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, air mineral hingga sejumlah jenis olahan ayam.
Koperasi yang sudah beroperasi satu setengah bulan ini juga dibanjiri stan produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) warga setempat.
Termasuk ada dukungan dari Agen BRILink, Layanan Agronomis Mobil Uji Tanah, Kempling Semar, Pak Rahman, Pupuk Indonesia, Agen Pos, Agen Bank Jateng hingga Pangkalan LPG dari Pertamina. (*)
Editor : Elly Amaliyah