BLORA, beritajateng.tv – Penetapan tersangka terhadap Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hidayana, dipastikan tidak berdampak pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Distribusi menu MBG kepada para penerima manfaat di sejumlah sekolah masih berjalan normal seperti hari-hari sebelumnya. Aktivitas di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Blora juga berlangsung tanpa kendala.
Kepala SPPG Dapur Khusus Kabupaten Blora, Dhinda Rafchi Ramadhan, mengatakan seluruh relawan dan petugas tetap bekerja sesuai prosedur meski terjadi pergantian pimpinan di tingkat pusat.
“Pelaksanaan program MBG di Blora masih berjalan normal. Distribusi makanan tetap dilakukan sesuai jadwal kepada seluruh penerima manfaat,” ujarnya.
Saat ini dapur khusus MBG di Blora melayani sekitar 1.700 penerima manfaat yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, MTs Ma’arif hingga SMK Negeri 2 Blora.
BACA JUGA: Kepala Daerah Wajib Terlibat, BGN: Jangan Sampai Pemda Tak Tahu Ada Pembangunan Dapur MBG
Pantauan di lokasi menunjukkan para relawan tetap menjalankan tugas seperti biasa. Petugas bagian produksi makanan terlihat menyiapkan menu dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap sesuai standar kebersihan dan keamanan pangan.
Sementara tim distribusi juga tetap bekerja dengan mengenakan masker dan sarung tangan saat melakukan pengemasan serta pengiriman makanan ke sekolah-sekolah penerima manfaat.
Dhinda menegaskan hingga saat ini belum ada perubahan teknis pelaksanaan program di daerah. Pihaknya masih menunggu arahan dan petunjuk teknis terbaru dari Badan Gizi Nasional melalui Koordinator Wilayah Blora.
“Kami tetap menjalankan program sesuai mekanisme yang ada sambil menunggu informasi dan kebijakan terbaru dari pusat,” katanya. (*)
Editor: Farah Nazila





