Scroll Untuk Baca Artikel
HeadlineKesehatanNews Update

Metode Wolbachia Bakal Diterapkan di Kota Semarang Januari 2023 Mendatang

×

Metode Wolbachia Bakal Diterapkan di Kota Semarang Januari 2023 Mendatang

Sebarkan artikel ini
Kadinkes Kota Semarang, Moh Abdul Hakam.

Semarang, 13/12 (BeritaJateng.tv) – Kota Semarang menjadi pilot project kedua dalam penerapan Metode Wolbachia yakni sebuah metode untuk menekan kasus BDB di suatu wilayah yang dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Kota Semarang jadi daerah kedua setelah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M. Abdul Hakam, Selasa (13/12).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menurut Hakam, Kemenkes berencana memulai pilot project tersebut di Kota Semarang pada bulan Januari 2023.

Saat ini, pihaknya tengah berupaya untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat Kota Semarang terkait dengan penerapan metode Wolbachia.

Pasalnya, metode ini dilakukan dengan cara mengembangbiakan nyamuk yang telah ber-wolbachia di tempat-tempat yang memiliki kasus DBD tinggi.

Di Kota Semarang ada tiga kecamatan dengan kasus DBD tinggi yakni Kecamatan Tembalang, Banyumanik dan Ngaliyan. Nantinya ketiga kecamatan inilah yang akan menjadi fokus dalam penerapan metode Wolbachia ini.

“Kita memaksimalkan kegiatan sosialisasi ini harapannya tahun 2023 ketika pelaksanaan ke masyarakat, dari seluruh komponen bisa bersinergi untuk mengembangbiakan nyamuk wolbachia ini di masyarakat,” kata Hakam, Selasa (13/12).

Tinggalkan Balasan