Di luar ranah teknis, manajemen internal tim menjadi perhatian utama pelatih. Suasana latihan yang kondusif, pemenuhan asupan nutrisi, serta kesehatan mental pemain dijaga ketat agar psikologis tim tetap berada dalam kondisi ideal.
Terkait kondisi fisik, Widodo juga memberikan perhatian khusus pada proses pemulihan beberapa pemain yang mengalami cedera, salah satunya Akbar.
Mengingat kalender kompetisi yang masih panjang termasuk gelaran Piala I.League pada November mendatang tim pelatih memilih untuk tidak mengambil risiko memaksakan pemain yang belum pulih total.
“Kami minta pemain yang masih merasakan kendala fisik untuk fokus pada pemulihan hingga 100 persen. Kompetisi masih panjang dan kami membutuhkan seluruh amunisi dalam kondisi terbaik,” jelasnya.
Senada dengan sang pelatih, bek PSIS Semarang, Amirul Fisabillah, menyatakan bahwa seluruh skuad dalam motivasi tinggi untuk mengamankan poin penuh di Stadion Jatidiri.
“Kami tahu Adhyaksa Bekasi FC adalah tim berkulitas. Namun, kami sudah mempersiapkan segalanya dengan sangat baik. Fokus, kerja keras, dan disiplin sepanjang 90 menit adalah kunci untuk meraih kemenangan di rumah sendiri,” pungkas Amirul. (*)





