SEMARANG, beritajateng.tv – Aliansi Buruh Jawa Tengah (Abjat) mengklaim kebutuhan hidup layak (KHL) pekerja di Kota Semarang mencapai Rp4,1 juta. Sementara, upah minimum kabupaten/kota (UMK) di Kota Semarang masih berada di kisaran Rp3,7 juta.
Koordinator Jaringan Abjat Presidium Jawa Tengah, Aulia Hakim, mengatakan angka tersebut merupakan hasil kajian yang ԁilakukan pihaknya sejak April 2026 dengan mengambil sampel di 11 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
“Kami berhitung di 11 kabupaten/kota sebagai sampling, termasuk Kota Semarang. Muncul angka tersebut, ya belum memuaskanlah, tapi sedikit mengangkat daya beli, untuk memperbaiki kehidupan kawan-kawan,” ujar Aulia saat beritajateng.tv jumpai di Kantor DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Kamis, 1 Oktober 2026 sore.
Aulia menuturkan, kajian tersebut pihaknya lakukan untuk menjadi masukan dalam pembahasan upah 2027 oleh Dewan Pengupahan.
BACA JUGA: Unjuk Rasa Bawa Spanduk ‘Rakyat di Atas Militer’, Mahasiswa Undip Kritik MBG, KDMP hingga Karhutla
“Kalau di Jepara itu kayaknya [KHL-nya] Rp3,5 juta, tetapi upahnya masih Rp2,9 juta. Kota Semarang itu KHL-nya Rp4,1 juta, upahnya kita Rp3,7 juta. Itu yang harusnya bisa menjadikan masukan. Makanya kami masukkan dulu nih, ini KHL kami sekian,” ujarnya.
Aulia menegaskan, hasil kajian tersebut tak ԁibuat secara asal, sebab melibatkan akademisi Universitas Diponegoro (Undip) dan kalangan profesional.
“Kami melakukan kajian dari April melibatkan teman-teman dari akademisi Undip, teman-teman profesional. Jadi kami mendapatkan angka itu tidak asal-asal,” lanjut Aulia.
Berharap Pemerintah Pusat Perhatikan Kondisi Daerah yang Upahya Relatif Rendah
Aulia berharap pemerintah pusat nantinya memperhatikan kondisi daerah yang masih memiliki tingkat upah relatif rendah dalam menentukan formula pengupahan 2027.
“Harapan tahun ini, pemerintah pusat mengeluarkan regulasi utama yang setidaknya menghitung [upah] provinsi yang masih rendah. Kan masih ada rumusan, nah itu nanti kita akan tunggu. Kalau ketoknya kayak apa, nanti kita akan lihat perkembangannya, minggu-minggu ini akan ԁiketok palu,” katanya.





