Ia menambahkan, pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kemajuan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang dipersiapkan sejak usia remaja. Karena itu, pembinaan generasi muda harus menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing.
Sementara itu, penyelenggaraan Puncak Apresiasi Duta Generasi Berencana (Adugenjat) Tahun 2026 untuk melahirkan role model dan spokesperson yang mampu memberikan dampak positif di tengah masyarakat. Khususnya dalam mengedukasi ketahanan remaja dan penyiapan kehidupan berkeluarga.
BACA JUGA: Program Dokter Speling Sudah Layani Ribuan Warga, Mohammad Saleh Minta Perluasan Jangkauan
Saleh berharap para Duta GenRe yang terpilih mampu menjalankan peran tersebut secara konsisten. Sehingga kehadiran mereka benar-benar terasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Saya berharap Duta GenRe tidak berhenti setelah ajang ini selesai. Jadilah agen pembangunan yang terus menyebarkan nilai-nilai positif. Juga mengedukasi remaja, dan menjadi teladan dalam menyiapkan generasi Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





