Menanggapi hal ini. Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyebut faktor utama terjadinya banjir karena tidak maksimalnya dua rumah pompa di Kali Tenggang dan Kali Sringin. Beberapa pompa milik BBWS Pemali-Juana ini tidak bekerja karena rusak.
“Mendapat informasi bahwa wilayah Padi Raya kemudian Kaligawe tergenang. Setelah penyelidikan ternyata dua rumah pompa air tidak bekerja maksimal. Saya cek Kali Tenggang ini pompa hanya nyala tiga dari enam dan itupun tidak maksimal. Yang tiga lainnya alasannya masih perbaikan. Dan di Kali Sringin yang harusnya lima yang nyala satu. Kalau mau bicara SOP-nya harusnya dua. Tapi sama, katanya trouble. Kalau selalu trouble gimana,” ujar Mbak Ita sapaan akrabnya saat meninjau Rumah Pompa Kali Tenggang.
Editor: Elly Amaliyah





