Dalam tidur tersebut Haryono sempat bermimpi kapal tenggelam. Akan tetapi, dia tetap berpikir positif bahwa itu hanya sekedar mimpi. Terlebih saat itu KM Virvo Transport juga belum meninggalkan Tanjung Perak.
Dia mengatakan, tidak punya pikiran yang lain- lain dan tetap tidak menghiraukan mimpi tersebut.
“Tahu- tahu kapal berangkat pukul 10.00 WIB meninggalkan pelabuhan Tanjung Perak,” ucap dia.
BACA JUGA: Kisah Korban Selamat KM Virgo Asal Bergas, Sempat Tolong Penumpang Lain Sebelum Kehabisan Tenaga
Dalam perjalanan pelayaran, Haryono juga sempat makan siang beberapa saat setelah makan memilih tidur. Dia baru terbangun setelah beberapa penumpang di atas kapal mulai panik dan ternyata sudah pukul 01.00 dini hari.
Hingga tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 benar- benar terjadi. Setelahnya dia baru menyadari, beberapa hal yang sebelum keberangkatan itu menjadi tanda- tanda atau firasat dari peristiwa tenggelamnya KM Virgo.
“Tetapi saya tetap bersyukur masih diberikan keselamatan dari tragedi tersebut. Sampai hari ini juga masih dapat izin untuk bisa berkumpul kembali dengan keluarga di rumah,” katanya. (*)
Editor: Diaz A Abidin





