SEMARANG, beritajateng.tv – PDI Perjuangan masih menjadi satu-satunya partai yang bisa mengusung Cagub maupun Cawagub dalam Pilgub Jateng 2024 tanpa harus berkoalisi.
Sehingga, ramai berbedar di media sosial dugaan PDI Perjuangan akan mengusung Ketua DPD PDI Perjuangan, Bambang ‘Pacul’ Wuryanto sebagai Cagub dengan Hendrar Prihadi (Hendi) sebagai Cawagub.
Pengamat politik asal Universitas Diponegoro, Wahid Abdulrahman, menyebut kemungkinan itu bisa saja terjadi. Terlebih, komposisi nasionalis-religius seperti Pilkada 2018 lalu sudah tidak menjadi tren lagi dalam Pilkada 2024.
“Kalau lihat Pilgub 2018, situasi agak unik karena terbawa Pilkada DKI 2017. Isu calon berlatar belakang santri itu menguat, sehingga alternatifnya memilih pasangan nasionals-religius,” ujar Wahid saat beritajateng.tv hubungi pada Minggu, 21 April 2024.
Menurut Wahid, pengaruh itu tak akan kembali terjadi di Pilkada 2024. Sehingga, lanjut Wahid, bisa saja PDI Perjuangan berjalan tanpa harus memikirkan pertimbangan pasangan nasionalis-religius tersebut.
“Saya melihat PDID dalam Pilgub itu sudah menjadi hafalan, luar biasa. Artinya, kemampuan dia memetakan dan membuat strategi itu sudah di luar kepala, sehingga bisa sama dengan 2013 lalu misalnya,” sambung Wahid.
Lebih lanjut, Wahid menunjukan optimismimenya terhadap PDI Perjuangan. Lantaran, kekalahan paslon 03 Ganjar-Mahfud di kandang sendiri bisa menjadi motivasi bagi partai banteng itu untuk menang kembali di Pilgub Jateng 2024.
“Apalagi tentu semangat kekalahan Pilpres 2024 memicu semangat kader PDIP di Jateng. Jangan sampai kalah dua kali di kandang banteng, sehingga sangat mungkin PDIP akan mempertimbangakan itu,” terangnya.
Pengamat ungkap potensi calon lain jika Ketua DPD PDI Perjuangan Bambang Pacul enggan maju sebagai Cagub
Menurutnya, popularitas Hendi sebagai Mantan Wali Kota Semarang begitu tinggi di kalangan masyarakat Jawa Tengah. Begitu juga dengan Bambang Pacul yang saat ini namanya sedang di atas angin, lantaran video Podcast-nya jadi perbincangan di media sosial.




