Kesehatan

Nestlé Indonesia Gerakkan Program Pendampingan Gizi di Batang, Dukung Pemerintah Cegah Stunting Sejak Dini

×

Nestlé Indonesia Gerakkan Program Pendampingan Gizi di Batang, Dukung Pemerintah Cegah Stunting Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Nestlé Indonesia Gerakkan Program pendampingan gizi untuk cegah stunting di Kabupaten Batang. (Steve Arie/beritajateng.tv)
Nestlé Indonesia melaksanakan program pendampingan gizi untuk cegah stunting di Kabupaten Batang. (Steve Arie/beritajateng.tv)

“Kami percaya gizi baik sejak usia dini adalah fondasi penting bagi masa depan bangsa. Melalui Program Pendampingan Gizi, kami tidak hanya memberikan intervensi. Tapi juga memberdayakan karyawan kami untuk turun langsung mendampingi keluarga penerima manfaat dan kader posyandu,” jelasnya.

Program di Kabupaten Batang sendiri menjangkau 259 balita di 50 desa dan 4 kecamatan, dengan dukungan 66 kader dari 119 posyandu.

Kegiatan ini juga melibatkan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) serta Pemerintah Kabupaten Batang.

Intervensi dengan memberikan tambahan gizi berupa satu butir telur dan segelas susu tinggi kalori DANCOW GroPlus setiap hari selama enam bulan kepada anak usia 1-4 tahun berisiko stunting.

Selain itu, program mencakup edukasi gizi seimbang, pola asuh makan, jajanan sehat, keamanan pangan, penerapan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Serta pengukuran antropometri dan pemantauan bulanan bersama tim ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

BACA JUGA: Kolaborasi PT Nestlé Indonesia dan Pemkab Batang Berdayakan Talenta Lokal Generasi Muda Kompeten Industri Cemerlang

Factory Manager Pabrik Nestlé Bandaraya, Norman Tri Handono, menjelaskan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama 180 hari dengan pemantauan berkala dan peningkatan kapasitas kader.

“Program ini tidak akan berjalan tanpa dukungan Pemerintah Kabupaten Batang dan partisipasi aktif masyarakat. Kami ingin memberdayakan kader dan keluarga sebagai garda terdepan dalam pencegahan stunting,” tuturnya.

Salah satu penerima manfaat, Ika Septiana, warga Kecamatan Bandar, mengungkapkan rasa terima kasihnya dengan adanya Program Pendampingan Gizi Nestlé Indonesia.

“Sekarang anak saya mendapat tambahan gizi setiap hari, dan sudah terlihat perubahan pada berat badan serta nafsu makannya. Semoga program ini terus berlanjut karena sangat membantu kami para orang tua,” tuturnya.

Setelah kegiatan di Batang, Nestlé Indonesia akan melanjutkan Program Pendampingan Gizi di Karawang pada 9–10 Oktober 2025, melibatkan karyawan dari Kantor Pusat Jakarta.