Jateng

Pameran “Dari Semarang Kita Mulai” Ajak Generasi Muda Menyelami Sejarah Perjuangan Pertempuran Lima Hari Semarang

×

Pameran “Dari Semarang Kita Mulai” Ajak Generasi Muda Menyelami Sejarah Perjuangan Pertempuran Lima Hari Semarang

Sebarkan artikel ini
Pameran “Dari Semarang Kita Mulai” Ajak Generasi Muda Menyelami Sejarah Perjuangan Pertempuran Lima Hari Semarang
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti melihat pameran Semarang Kita Mulai di Lawang Sewu Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sebuah foto bisa menyimpan cerita yang jauh lebih besar daripada apa yang terlihat di dalam bingkainya.

Di antara koleksi Pameran “Dari Semarang Kita Mulai” di Gedung Lawang Sewu, Rabu-Jumat, 14-16 Oktober 2026, ada foto seorang ibu yang melindungi tiga anaknya dari ancaman pasukan penjajah.

Foto itu menarik perhatian Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, saat meresmikan pameran yang mengangkat sejarah Pertempuran Lima Hari di Semarang.

Baginya, gambar tersebut memperlihatkan keberanian warga biasa dalam mempertahankan keluarga sekaligus kemerdekaan bangsa.

“Foto itu berbicara mengenai bagaimana seseorang mempertahankan kemerdekaan karena dia berani menatap segerombolan pasukan. Itu bagi saya menarik,” kata Agustina, Rabu 14 Oktober 2026.

Pameran yang Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang gelar itu menghadirkan foto-foto dan benda bersejarah untuk membantu masyarakat memahami situasi perjuangan pada masa lalu.

Pengunjung tidak hanya melihat dokumentasi pertempuran, tetapi juga bisa mengenali sosok dan peran masyarakat yang terlibat di dalamnya.

BACA JUGA: Data Kota Semarang Baru Terintegrasi 80 Persen, Lewat SIMFONI Pemkot Kejar Validasi hingga Kelurahan 

“Dari pameran ini, semakin melengkapi kepingan sejarah. Kita bisa melihat dari sebuah gambar mengenai pertempuran kala itu sesungguhnya,” ujar Agustina.

Pameran “Dari Semarang Kita Mulai” tidak hanya menampilkan dokumentasi yang selama ini masyarakat kenal.

Sejumlah foto yang terhimpun pada 2025 dan 2026 turut memenuhi pameran untuk memperkaya gambaran tentang Pertempuran Lima Hari di Semarang.

Melalui foto-foto tersebut, masyarakat dapat melihat situasi pada masa perjuangan, mengenali tokoh yang berperan, serta memahami keterlibatan pemuda dan perempuan dalam mempertahankan kemerdekaan.

Agustina mengaku tertarik melihat foto dan benda bersejarah yang mampu menghadirkan gambaran masa lalu secara lebih nyata.

“Seru dan keren ya kalau melihat foto dan barang yang dipamerkan ini bisa berbicara sejarah apa yang terjadi,” tuturnya.