“Hentikan omong kosong itu, omong aja apa yang lu maksud,” tegas Pandji dalam bahasa Inggris “Ini human rights.” Jawab Arie secara singkat. Kemudian Panji kembali bertanya tentang salah atau tidaknya dinasti politik, Arie Putra kembali menjawab dengan frasa human rights yang memiliki arti hak asasi manusia.
Menurut Pandji, jawaban ‘human rights’ tidak bisa dibenarkan dalam dinasti politik. Dinasti politik dianggap melanggengkan kejahatan di pemerintahan, karena dengan dinasti politik anggota keluarga yang sama-sama menjabat akan bekerja sama untuk menutupi kesalahan salah satu atau banyak pejabat negeri.
BACA JUGA: Ade Bhakti hingga Ajudan Ganjar Ramaikan Pilkada, Ini Respons DPR RI dan Pj Nana Sudjana soal Status ASN
Perbincangan soal dinasti politik ini berdasar dari Gibran Rakabuming Raka yang terpilih jadi Wakil Presiden RI 2024 dari Presiden terpilih, Prabowo Subianto.
Polemik terkait Gibran yang merupakan anak pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang menjadi perbincangan panas dalam dunia politik. Pasalnya, tak sedikit warganet yang menduga bahwa Jokowi menghidupkan dinasti politik karena hal tersebut.
Hal tersebutlah yang Pandji bawa sebagai contoh dinasti politik. Kemudian, Arie menanggapinya dengan prinsip bahwa dinasti politik merupakan hak asasi manusia. (*)





