Panwascam se-Kota Semarang Dibekali Ilmu Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu

Bimtek Penyelesaian Sengketa Pemilu. /Foto: Ellya.

SEMARANG, 16/11 (BeritaJateng.tv) – Bawaslu Kota Semarang menggelar rapat fasilitas penyelesaian sengketa pada Kamis, 10 November 2022. Kegiatan tersebut mengusung tema Tugas dan Kewenangan Pengawas Pemilu dalam Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu 2024.

Anggota Bawaslu Kota Semarang Naya Amin Zaini meminta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan harus mulai fokus dan totalitas terhadap tugas pengawasan. Apalagi, saat ini telah memasuki tahapan verifikasi faktual keanggotaan partai politik dan akan diikuti dengan verifikasi faktual perbaikan.

Dia menambahkan, saat ini sedang berjalan tahapan pemutakhiran daftar pemilih. Selanjutnya, dalam waktu dekat akan dibentuk Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) hingga Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

“Sehingga, Panwascam diharapkan untuk fokus terhadap tugas pengawasan dan totalitas dalam pengawasan,” katanya saat membuka rapat fasilitasi penyelesaian sengketa, Senin.

Dalam kesempatan yang sama, Naya memberikan bimbingan dan teknis penyelesaian sengketa kepada Panwascam se-Kota Semarang. Pemaparan yang disampaikan tentang sengketa acara cepat oleh Pengawas Pemilu Kecamatan.

“Sengketa terjadi antara peserta Pemilu terkait tindakan yang merugikan peserta pemilu lainnya karena terkait APK, berbarengan kampanye tempat dan waktu, sehingga terjadi kerugian yang menimpa peserta Pemilu,” terangnya.

Rapat Fasilitasi Penyelesaian Sengketa juga menghadirkan narasumber yakni Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro Nur Hidayat Sardini yang menjelaskan tentang mekanisme sengketa proses pemilu, pola sengketa proses pemilu, hingga penyelesaian sengketa proses pemilu.

Ketua Bawaslu RI periode 2008-2011 tersebut juga memaparkan bagaimana memberi nilai tambah dalam penyelesaian sengketa proses Pemilu tahun 2024.

Dalam meningkatkan nilai tambah ada dua tantangan yang dihadapi Panwascam yakni tantangan penerapan kewenangan sengketa proses Pemilu dan tantangan kapasitas personal.

Narasumber lain yang juga hadir dalam kegiatan tersebut adalah Ketua DPC Peradi Kota Semarang Khairul Anwar yang memaparkan tentang tata cara mediasi dalam penyelesaian sengketa proses Pemilu.

Khairul mengatakan Panwascam sangat berperan penting dalam proses mediasi dalam penyelesaian sengketa proses Pemilu. Oleh karena itu, Panwascam penting memahami prinsip mediasi, jangka waktu mediasi, hingga tahapan mediasi. (Ak/El)

Leave a Reply