Sedangkan dari hasil pemeriksaan sebanyak 81 ekor hewan kurban di penampungan ini ada penemuan satu ekor hewan kurban yang ORF atau bengoran.
Selain itu ada juga satu ekor kambing yang mengalami gangguan pernafasan. “Kami minta kambing ini di pisahkan dari yang lainnya,” tambah Yohana.
BACA JUGA: Kreatif! Warga Semarang Cosplay Spiderman Demi Gaet Pembeli Kambing Kurban
Salah satu penjual hewan kurban asal Pacitan, Kayat Santoso (60) mengaku adanya pemeriksaan ini sangat membantu para penjual hewan kurban.
Karena, dengan pemeriksaan, akan membuat calon pembeli juga yakin kondisi hewan kurban yang akan masyarakat beli benar-benar sehat dan layak.
Karena dari daerah asalnya di Pacitan sebenarnya juga sudah berlangsung pemeriksaan kesehatan. “Kalau di sini diperiksa lagi, pembeli tidak akan ragu lagi,” tegasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





