“Pengerjaan saya sama istri, tetapi ada yang membantu saya agar lebih cepat jadinya,” ucapnya.
Peci buatan Muhadi ini sendiri ia bandrol dengan harga Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu.
Hafid, salah seorang pembeli, mengatakan, peci ini memiliki kekhasan ketimbang peci lainnya. Menurutnya, peci itu unik, terlebih ada perpaduan bentuk dari daerah lain yakni Jawa Barat dan Jawa Timur.
Selain ia pakai sendiri, Hafid juga turut menjual peci tersebut kepada masyarakat sekitar hingga ke luar daerah.
“Saya juga ikut menjualkan peci blangkon ini, apalagi peci ini memiliki keunikan sehingga banyak yang mencari,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





