Pecinta Ikan Snakehead Gelar Kompetisi Semarang Amis Jilid Empat Tingkat Nasional

Pecinta Ikan Snakehead Gelar Kompetisi Semarang Amis Jilid Empat Tingkat Nasional

SEMARANG, 26/7 (Beritajateng.tv) – Para Pecinta Ikan Snakehead menggelar kompetisi Semarang Amis Bersama (SAB) tingkat Nasional, di Centraland Mall, Jl. Ki Mangunsarkoro, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (24/7).

Acara yang sudah empat kali digelar itu, bertujuan untuk mempersatukan para komunitas Snakehead tanah air. Selain untuk pemersatu, kompetisi ikan jenis predator juga sebagai ajang tukar pengalaman dan ilmu tentang bagaimana cara merawat ikan dengan baik.

Para peserta yang mengikuti kompetisi ikan snakehead datang dari berbagai komunitas yang ada di penjuru tanah air.

Seperti Jakarta, Ciamis, Bogor, Bandung, Subang, Karawang, Garut, Bekasi, Purwakarta, Tanggerang, Kediri, Surabaya, Malang, Nganjuk, Jambi, Bali, Temanggung, Wonosobo, Kendal, Ambarawa, Ungaran, Karanganyar, Tegal, Brebes, Magelang, Salatiga, Semarang dan beberapa kota lainnya.

Ketua Panitia Kompetisi Semarang Amis Bersama Bintrianto mengungkapkan, bahwa antusias dari para peserta sangat luar biasa. Menurutnya, kompetisi ditahun ini beda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Keren dan ini terbesar, dengan total peserta hampir mendekati 800 peserta. Ditahun lalu, paling 200-300 peserta, ini bisa tembus 735 peserta dengan jumlah tank berisi ikan yang dilombakan 785,” kata Bintrianto.

Bin menjelaskan, bahwa ikan yang di lombakan hanya tiga sampai empat jenis saja dan itu pun di bagi beberapa kategori jenis ikan, agar saat proses penilaiannya bisa maksimal dan terarah.

“Kategorinya Ada limbata, YS (Yellow Sentarum), Pulcra dan Chana Red Maru,” jelasnya.

Sementara itu, Richie guest star asal Kota Pekalongan, memaparkan bahwa, keguyuban yang sangat luar biasa terlihat diacara kompetisi Snakehead.

“Saya ngk nyesel di undang oleh tim panitia sebagai juri guest star diacara ini. Jos banget, melihat keguyuban mereka, kekompakan antar tim komunitas membuat saya bangga sebagai pencinta ikan Snakehead/Channa ini,” paparnya.

Perlu diketahui, Richi merupakan pemain ikan snakehead yang sudah lama, bakatnya merawat ikan sudah tidak diragukan lagi, bahkan dulu Richi setiap kali ikuti lomba, ikan-ikannya pasti juara.

Tak heran, jika sekarang Richi kebanjiran tawaran job sebagai juri lomba ikan Snake head.

“Ikan ini merupakan jenis predator, butuh proses, cara mentritment juga harus baik, untuk memunculkan warna atau bar, juga butuh ketelitian, ngasi makan juga jangan sembarangan, ph air juga di cek. Intinya niat dan tekun merawatnya, pasti nanti hasil ikannya akan jadi lebih baik,” tandasnya.

Sedangkan Damara, peserta Asal Karanganyar, berharap bahwa kedepan acara-acara semacam ini harus sering-sering di gelar,”

“Harus sering-sering diadakan aja, agar ikan Snakehead bisa semakin tersohor/Naik Daun dan pecinta ikan predator jenis Snakehead ini, bisa bertambah dan semakin mengudara,” katanya.

Sebagai informasi, bahwa dari 785 ikan Snakehead yang dilombakan, hanya ada kurang lebih 100 ikan dengan masing-masing kategori yang terpilih dan berhasil lolos menjadi pemenang. (Ak/El)

Leave a Reply

Your email address will not be published.