Pilihan minuman juga tidak terbatas pada kopi. % Arabica menyediakan kopi tanpa kafein, berbagai pilihan susu, serta minuman non-kopi.
Bagi pengunjung yang menginginkan menu manis, tersedia pula soft cream dengan cita rasa kopi.
Konsep kiosk khas % Arabica
Pop-up store % Arabica 23 Semarang dirancang mengikuti karakter pusat perbelanjaan dengan konsep kiosk yang terbuka dan mudah diakses pengunjung.
Desain gerai menggabungkan material bernuansa hangat dengan elemen putih yang bersih. Pendekatan minimalis membuat area pelayanan tetap terlihat ringkas, tetapi tidak menghilangkan karakter visual % Arabica.
Salah satu elemen yang mencuri perhatian adalah jendela berbentuk lingkaran yang menjadi ciri khas desain gerai.
Desain modular % Arabica 23 Semarang dikembangkan melalui kolaborasi dengan studio desain asal Austria, Precht.
Meski memiliki ruang yang relatif kompak, konsep tersebut tetap memungkinkan pengunjung melihat proses persiapan kopi secara langsung.
Elemen visual khas % Arabica juga ditempatkan sebagai focal point untuk memperkuat identitas brand di tengah lingkungan 23 Semarang Shopping Center.
Gerai sementara dengan pengalaman berbeda
Kehadiran % Arabica di Semarang dikemas dalam format pop-up store. Artinya, masyarakat memiliki waktu terbatas untuk menikmati pengalaman tersebut sebelum gerai rencananya berakhir pada 11 April 2027.
Konsep ini sekaligus memberikan warna baru bagi pilihan tempat menikmati kopi di Semarang. Pengunjung dapat datang untuk menikmati kopi sebelum atau setelah beraktivitas di kawasan pusat perbelanjaan. (*)





