“Kami percaya literasi keuangan adalah hak semua orang. Melalui sinergi dalam program GENCARKAN, kami ingin memastikan ibu-ibu PKK dan teman-teman difabel tidak hanya terhindar dari pinjol ilegal maupun investasi bodong, tetapi juga mampu mengelola keuangan keluarga serta memanfaatkan produk keuangan yang aman untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujar Andriansyah.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi mengenai pengelolaan anggaran rumah tangga, pentingnya menabung, investasi yang aman, hingga cara mengenali modus penipuan di sektor jasa keuangan. Pegadaian juga memperkenalkan berbagai layanan investasi emas sebagai salah satu alternatif investasi yang aman dan mudah dijangkau masyarakat.
Salah seorang peserta, Sri, mengaku memperoleh banyak wawasan baru setelah mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan materi yang di sampaikan sangat relevan dengan kebutuhan para ibu rumah tangga.
“Sebagai ibu rumah tangga, kami yang mengatur keuangan keluarga. Sekarang saya jadi lebih paham cara memisahkan anggaran kebutuhan harian dengan tabungan, mengenali pinjol ilegal. Serta memilih investasi yang aman seperti emas di Pegadaian,” ungkapnya. (*)





