SEMARANG, beritajateng.tv – Pembalap motor asal Kabupaten Semarang, Irfan Ardiansyah mengunci gelar juara Nasional di kelas Nasional Sport (NS) 250 Mandalika Racing Series (MRS) musim balap 2026.
Kepastian ini setelah pada race 1 NS 250 seri ke-5 (penutup) MRS di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Provinsi NTB, Sabtu, 7 November 2026. Irfan sukses meraih podium 1.
Dengan perolehan poin sempurna 25 dari hasil balapan tersebut, Irfan yang membela tim Tim Honda NWN TUS Ilegal Racing Team ini telah mengemas total 207 poin.
BACA JUGA: Persib Bandung dalam Barisan Top Skor ACL Two, Balsa Sekulic Bayangi Eks FC Barcelona
Akumulasi poin tersebut sudah tidak terkejar oleh pesaingnya, Chandra Hermawan. Di mana masih menyisakan balapan superpole dan race 2, pada Ahad, 8 November 2026.
Margin poin yang sudah Irfan dengan Chandra kumpulkan hingga race 1 seri terakhir MRS kali ini mencapai 39 poin.
Dengan asumsi, Chandra Hermawan mampu menyabet poin sempurna dari dua balapan tersisa besok. Poin maksimalnya hanya 37 dan tidak mampu mengungguli total perolehan poin Irfan.
Sementara pada balapan race 1 seri ke-5 kaki ini Chandra Hermawan harus puas berada di podium 3 dengan poin 16 di bawah pembalap Gerry Salim yang membela Astra Motor Racing Team (ART) Kalimantan.
Pada sesi post race interview, Irfan Ardiansyah mengakui balapan seri final MRS hari ini memang berlangsung ketat.
Oleh karena menjadi balapan penentu peraih gelar juara di kelas NS 250 pada MRS musim 2026 ini.
BACA JUGA: Balsa Sekulic ‘Monster’ Persib di ACL Two, Harga Pasaran Lebih Tinggi dari Klub Korea Selatan
Irfan juga mengatakan, selama balapan perebutan posisi terdepan sempat terjadi beberapa kali oleh beberapa pembalap.
“Dalam situasi itu, saya berupaya fokus dan bertahan di rombongan terdepan,” katanya.
Disinggung Chandra Hermawan yang memberikan perlawanan hingga bendera finish dikibarkan, Irfan pun mengakui.
BACA JUGA: Jauh-jauh dari Melbourne, Persib Vs Java United di Semarang dalam Drama Kelelahan
Oleh karena sebelum balapan race 1 seri final ini Chandra juga masih memiliki peluang juara umum.
Sehingga pesaing terdekatnya tersebut juga tampil ngotot untuk mengejar devisit poin. Menurutnya itu hal yang wajar, karena ini merupakan balapan penentu juara nasional di kelas NS 250.
BACA JUGA: Persib Bandung Waspadai Ancaman Mantan di Jatidiri, Empat Eks Maung Bandung Kini Berseragam Java United FC
Namun dalam balapan ini ia dan Chandra tetap bermain dengan cantik dan sportif.
“Kemenangan ini saya persembahkan untuk tim, mekanik, seluruh sponsor dan keluarga di Ungaran yang selalu mendukung saya,” tandas Irfan. (*)
Editor: Diaz A Abidin




