“Tantang berbeda dengan kota lain yang sudah memiliki tantangan dan problematika masing-masing, IKN ini problematikanya masih tidak terlalu besar, dan kita bisa melakukan perencanaan yang memang berstandar internasional tetapi tetap mengangkat isu-isu local wisdom,” imbuhnya.
BACA JUGA: Undip Semarang Beri Gelar Profesor Kehormatan kepada Bambang Susantono
Hal tersebut sekaligus Bambang menegaskan bahwa pembangunan IKN akan tetap mempertahankan local wisdom atau kearifan lokal setempat. Bahkan, Otorita IKN disebut akan memperkenalkan kekayaan adat istiadat setempat kepada masyarakat luas.(*)
Editor: Farah Nazila





