Scroll Untuk Baca Artikel
Jateng

Undip Semarang Beri Gelar Profesor Kehormatan kepada Bambang Susantono

×

Undip Semarang Beri Gelar Profesor Kehormatan kepada Bambang Susantono

Sebarkan artikel ini
bambang susantono undip
Kepala Otorita IKN Prof. (H. C. Undip) Ir. Bambang Susantono, MCP, MSCE, Ph.D., saat menerima gelar Profesor Kehormatan (Honoris Causa) dari Undip Semarang. (HUMAS IKN)

SEMARANG, beritajateng.tvUniversitas Diponegoro (Undip) Semarang menganugerahkan gelar Profesor Kehormatan (Honoris Causa) Bidang Keahlian Kota Layak Huni dan Berkelanjutan (Livable and Sustainable) kepada Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Prof. (H. C. Undip) Ir. Bambang Susantono, MCP, MSCE, Ph.D.

Penganugerahan dipimpin oleh Ketua Senat Undip, Prof. Ir. Edy Rianto, M.Sc., Ph.D., di hadapan para sivitas akademika dan pejabat yang hadir di Gedung Prof. Soedarto SH., Sabtu, 9 Desember 2023, pagi. Sementara pemberian gelar Honoris Causa kepada Bambang Susantono di lakukan oleh Rektor Undip, Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam sambutannya, Prof. Yos menyebut Bambang layak di berikan gelar Honoris Causa. Adapun hal ini ia dapat karena kontribusi Bambang pada perkembangan kota layak huni dan berkelanjutan yang nyaman dan ramah lingkungan. Prof. Yos menambahkan, Bambang juga berkontribusi dalam bidang keahlian kota layak huni dan berkelanjutan untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan kesebelas Sustainable Cities and Communities.

“Yakni menjadikan kota dan pemukiman inklusif, aman, berketahanan, dan berkelanjutan,” ujarnya.

BACA JUGA: Undang Tiga Capres ke Kampus, BEM FEB Undip: Kampanye Jangan Hanya Gimmick Semata

Sementara itu, Bambang berkesempatan untuk membawakan orasi ilmiah berjudul “Kota Masa Depan di Indonesia dan Asia: Membangun Kota Layak Huni dan Berkelanjutan.” (Future Cities in Indonesia and Asia: Developing Livable and Sustainable Cities).

Dalam paparannya, Bambang menjelaskan bahwa kelayakan huni dapat terdefinisikan secara umum sebagai kualitas hidup dan kesejahteraan yang terdukung oleh sistem pemerintahan yang kuat, akses yang adil ke layanan perkotaan yang efisien, dan infrastruktur berkualitas.

Tinggalkan Balasan