Sebagai informasi, Pemkab Cilacap terus berupaya menurunkan stunting hingga mencapai 14 persen pada tahun 2024. Menurut hasil Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI), angka stunting di Kabupaten Cilacap pada tahun 2021 mengalami penurunan hingga 17,9 persen.
Sebelumnya, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap dr. Ari Windy Hardhanu menjelaskan, pada kurun 2018 – 2021 prevalensi stunting di Kabupaten Cilacap terus menurun.
“Kabupaten Cilacap sudah memenuhi target standar WHO dibawah 20 persen, namun demikian target nasional pada tahun 2024 prevalensi stunting harus mencapai di bawah 14 persen,” terangnya. (*)
editor: ricky fitriyanto





