Pemkot Beri Perhatian Masyarakat Lanjut Usia di Semarang

Pemkot Beri Perhatian Masyarakat Lanjut Usia di Kota Semarang

Semarang, 31/5 (BeritaJateng.tv) – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk selalu menghormati orang tua khususnya lansia. Hal itu ditegaskan wali kota yang akrab disapa Hendi saat menghadiri kegiatan pemantapan kelembagaan persatuan perkumpulan lansia, Senin (30/5) kemarin.

Menurutnya, dengan menghormati orang yang lebih tua menjadi salah satu hal yang kemudian membentuk diri sekaligus ia yakini bahwa kekuatan-kekuatan ini justru yang melahirkan diri menjadi lebih baik. “Guru yang sudah lansia hari ini merupakan guru yang mengajar dan memberikan ilmu kepada kita semua,” ungkap Hendi.

“Dengan adanya forum PLKS (Perkumpulan Lanjut Usia Kota Semarang) saya ingin menyampaikan jika ibu saya selalu wanti-wanti untuk selalu menghormati orang yang lebih tua, mbak mas, termasuk orang-orang di luar sana. Setiap kita jalan naik motor atau mobil melewati orang yang lebih tua ibu selalu mengajari untuk nunduk sambil menyapa,” kenang Hendi.

Sejalan dengan tujuan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang diperingati setiap tanggal 29 Mei, tema HLUN tahun ini yaitu “Lansia Sehat, Indonesia Kuat”. Peringatan ini dimaksudkan untuk memberikan perhatian lebih lanjut kepada masyarakat lanjut usia.

Menurut Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional Kelanjutusiaan menjadi dasar pemerintah untuk memberikan perhatian khusus kepada lanjut usia (lansia) dan menjadi mandat untuk mewujudkan lanjut usia yang sejahtera, mandiri, dan bermartabat.

“Maka sejalan dengan hal itu, yakinlah Bapak Ibu sekalian bahwa panjenengan adalah keluarga besar kota Semarang yang harus selalu kita hormati,” tegasnya.

Persoalan yang harus disambut dengan baik lanjut Hendi adalah usia angka harapan hidup di Indonesia termasuk Kota Semarang semakin baik. Semakin banyak jumlah lansia dibandingkan dari pada sebelumnya.

“Kemudian yang paling penting adalah bagaimana kita kemudian bisa berkolaborasi mengisi sisi-sisi yang sedang kita alami. Orang yang sudah memasuki usia lansia kemudian harus purna dari pekerjaan,” imbuhnya.

Ada juga hal yang harus kita cermati di mana ada kesibukan yang menghasilkan nilai ekonomis, dengan membuat kegiatan UMKM dan sebagainya agar lansia selalu bahagia, sehat, segar dan selalu tetap produktif meski di usia lanjut.

“Apapun itu, sepanjang komunikasi bisa berjalan dengan baik, maka semua kegiatan bisa kita lakukan bersama,” pungkas Hendi. (Ak/El)

Leave a Reply

Your email address will not be published.