SEMARANG, beritajateng.tv – Wajah Jembatan Persen, jalur strategis penghubung Unnes-Undip di kawasan Gunungpati kini berubah signifikan menjadi lebih kokoh.
Pemerintah Kota Semarang merampungkan pembangunan jembatan di Jalan Jembatan Kali Kidang yang sebelumnya hanya berupa konstruksi kayu. Namun kini menjadi jembatan baja dengan cor beton yang lebih kokoh dan aman untuk kendaraan lalui.
Pembangunan jembatan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang menelan anggaran sekitar Rp4,61 miliar.
Kehadiran jembatan baru ini harapannya dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga. Khususnya pengguna kendaraan roda dua dan mobil pribadi yang setiap hari melintas di jalur tersebut.
Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, mengatakan jembatan saat ini sudah dapat masyarakat gunakan, meski masih pemberlakuan pembatasan jenis kendaraan.
“Jembatan Persen sudah bisa kendaraan roda dua dan mobil pribadi lewati. Namun untuk sementara kami melarang kendaraan berat seperti truk melintas, agar usia teknis jembatan baja ini bisa terjaga lebih lama,” ujar Suwarto.
Jembatan Persen memiliki peran penting sebagai jalur penghubung strategis antara kawasan kampus Universitas Negeri Semarang dan UNDIP. Karena itu, Pemkot tidak hanya membangun badan jembatan, tetapi juga melakukan peningkatan infrastruktur pendukung di sekitarnya.
BACA JUGA: Pemkot Anggarkan Rp 5,4 Miliar Perbaiki Jembatan Persen Jalan Tembus Unnes-Undip Yang Ambrol
Pekerjaan proyek mencakup pengaspalan jalan pendekat, pemasangan bronjong, pembangunan dinding penahan tanah sepanjang sekitar 58 meter, serta penataan sistem drainase.
Seluruh elemen tersebut di rancang untuk memperkuat struktur jembatan sekaligus meningkatkan ketahanan terhadap cuaca dan aliran air.
Menurut Suwarto, pembangunan Jembatan Persen merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga melalui kanal aduan resmi AWP Lapor Semar maupun media sosial DPU Kota Semarang.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang peduli dan aktif menyampaikan laporan kondisi infrastruktur. Aduan dari warga menjadi dasar kami dalam menentukan prioritas pembangunan,” katanya.
Selain menyelesaikan proyek Jembatan Persen, DPU Kota Semarang juga terus melakukan pemantauan kondisi infrastruktur di berbagai wilayah.





