SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota Semarang mengambil langkah cepat menyikapi lonjakan kasus Covid-19. Pihaknya mengumumkan program penambahan ruang isolasi Semarang demi mengantisipasi keterisian tempat tidur rumah sakit yang makin menipis.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memimpin langsung penyediaan ratusan tempat tidur isolasi baru bagi warga. Keterisian rumah sakit rujukan yang mendekati angka seratus persen memicu langkah darurat penanganan kesehatan ini.
Target Penambahan Ruang Isolasi Semarang
Hendi mengonfirmasi pembukaan seratus tempat tidur isolasi di area Balai Diklat Ketileng sebagai tahap awal. Pihaknya membidik penyediaan empat ratus tempat tidur tambahan pada pelbagai lokasi strategis pekan depan.
“Kami telah membuka 100 kamar tidur ini di Pusat Pelatihan Kota Semarang di Ketileng,” ujar Hendi.
Pemkot Semarang memanfaatkan gedung Asrama Mahasiswa UIN Walisongo untuk menampung dua ratus pasien karantina. Pemerintah daerah turut menggandeng rumah sakit baru serta pengelola kawasan Marina guna menyediakan fasilitas isolasi tambahan.
“Minggu depan ada 400 tempat tidur tambahan untuk penanganan pasien,” tegas Hendi optimis.
Guna mendukung pengoperasian tempat karantina baru, pemerintah kota mengerahkan ratusan relawan tenaga kesehatan. Pihaknya menjamin ketersediaan logistik serta pasokan makanan harian bagi seluruh pasien yang menjalani masa isolasi.
“Relawan yang akan bergabung dapat menutupi tiga tempat tambahan termasuk logistik,” tambah Hendi.
Hendi berharap fasilitas karantina tambahan ini memadai untuk menampung seluruh warga terdampak penularan virus. Beliau siap menambah perekrutan relawan medis jika angka penularan wabah kembali melonjak pada masa mendatang.
“Semoga tidak perlu menambahkan tempat tidur lagi di lokasi baru,” harap Hendi.
Saat ini hampir seluruh dari dua puluh rumah sakit rujukan Semarang mencatatkan tingkat keterisian di atas delapan puluh persen. Hanya RS Amino Gondohutomo yang masih mencatatkan keterisian kamar di bawah batas kritis tersebut.
“Isolasi independen menjadi opsi terbaik masyarakat saat ini,” puji Hendi mengingatkan warga.





