Jateng

Pemprov Jateng Salurkan 8,5 Juta Liter Air Atasi Kekeringan, Ahmad Luthfi: Sawah Tadah Hujan Kami Sumurisasi

×

Pemprov Jateng Salurkan 8,5 Juta Liter Air Atasi Kekeringan, Ahmad Luthfi: Sawah Tadah Hujan Kami Sumurisasi

Sebarkan artikel ini
Air Bersih Pemprov | Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi usai mengikuti Rapat Paripurna di Gedung Berlian, Kota Semarang, Selasa, 29 September 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Sumarno menuturkan, Pemprov Jateng juga telah menggerakkan BPBD untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah yang mengalami kekurangan air.

Terkait kemungkinan perlindungan bagi petani melalui asuransi, Sumarno mengatakan hal tersebut nantinya akan ԁikoordinasikan dengan petani dan peternak di daerah terdampak.

BACA JUGA: Debit Bendungan Kalidoh Menyusut, PDAM Semarang Berlakukan Sistem Air Bergilir

Pemprov Jateng Ajukan Modifikasi Cuaca ke BNPB

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin, mengatakan Pemprov Jateng juga mengupayakan langkah lain untuk menghadapi kekeringan yang masih berlangsung.

Pada 28 September 2026, Gus Yasin menyebut Pemprov Jateng mengajukan modifikasi cuaca kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Kami mengimbau, mengajak kepada tokoh-tokoh masyarakat karena ini sudah sampai di September akhir, maka yang bisa kami lakukan, pertama kami mengajukan ke BNPB terkait modifikasi cuaca,” kata Gus Yasin.

Selain itu, Gus Yasin mengajak masyarakat beragama Islam untuk melaksanakan salat istisqa sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan.

“Yang kedua yang bisa kami lakukan ya mengajak kepada masyarakat, ‘Yuk, kita salat istisqa untuk meminta kepada Tuhan supaya air hujan itu segera ԁiberikan,’” ujarnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp