SEMARANG, beritajateng.tv – Syafiq Ridwan Ali Razani merupakan salah satu pendaki yang hilang di Gunung Slamet.
Setelah kabar menghilangnya kurang lebih 17 hari, akhirnya ia kini berhasil Tim SAR temukan namun dalam kondisi meninggal dunia.
Telat hari Rabu 14 Januari 2026 pemuda yang akrab dengan sebutan Ali ini relawan temukan di jalur penghubung Gunung Malang dan Baturraden.
BACA JUGA: Cek Rekomendasi Wisata di Sekitar Kaki Gunung Slamet, Lengkap dengan Lokasi dan Harga Tiket Masuk
Berikut ini kronologi lengkapnya seputar informasi menghilangnya pendaki yang bernama Ali.
Dalam Laporan sebelumnya Syafiq Ali menghilang pada Senin (29/12/2025) usai melakukan pendakian Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan Haidar Bahran, pada Sabtu malam (27/12/2025) melalui basecamp Dipajaya, Pemalang.
Proses pencarian berlangsung setelah Himawan lebih dulu bertemu di Pos 9 Gunung Slamet pada hari yang sama.
Namun setelah berlangsung selama sekitar satu pekan tanpa menemukan titik terang, operasi SAR resmi berhenti pada Rabu (7/1/2026).
Kendati operasi resmi telah berhenti, para relawan dari basecamp Bambangan Purbalingga dan Baturraden Banyumas tetap melanjutkan pencarian secara seadanya.
Koordinator Basecamp Bambangan, Syaiful Amri, menjelaskan bahwa langkah tersebut mereka lakukan atas dasar kemanusiaan serta rasa tanggung jawab moral sebagai pengelola jalur pendakian.
BACA JUGA: Hilang di Gunung Slamet, Syafiq Ali Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa di Lereng Puncak
Ia menyebutkan, pencarian mandiri melalui jalur Bambangan telah berlangsung sejak 9 Januari 2026 dengan melibatkan tiga Search and Rescue Unit (SRU) sesuai hasil pemetaan Basarnas.
Selanjutnya, area pencarian menyebar ke jalur Baturraden setelah mereka lakukan koordinasi antar basecamp.
Dengan pencarian yang terus berlanjut, akhirnya pendaki bernama Ali tersebut berhasil mereka temukan namun dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah Ali rencananya akan mereka bawa turun melalui jalur pendakian Malang. (*)





