Sementara itu, Tim hukum paslon nomor urut 2, Riswadi-Amin, Imam Maliki, juga menyayangkan adanya kericuhan kemarin. Menurutnya, kericuhan itu menjadi tanggung jawab pihak penyelenggara pengundian nomor urut paslon di Pilkada Pekalongan 2024.
“Kami sudah masuk [ke kantor KPU] dan saling salam-salaman dengan pihak tim lawan karena memang hubungan kami dengan mereka sangat baik. Jadi insiden di luar itu menurut kami jadi tanggung jawab penyelenggara,” kata Imam, Selasa, 24 September 2024. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi




