Politik

Pengamat Politik Undip Sebut Kepala Daerah Dipilih DPRD sebagai Langkah Mundur, Ini Alasannya

×

Pengamat Politik Undip Sebut Kepala Daerah Dipilih DPRD sebagai Langkah Mundur, Ini Alasannya

Sebarkan artikel ini
Kepala Daerah DPRD
Pengamat politik Universitas Diponegoro sekaligus Mantan Ketua Bawaslu RI, Nur Hidayat Sardini alias NHS, saat dijumpai di Hotel Grand Candi, Kota Semarang, Rabu, 18 Desember 2024. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Ia tak ingin keputusan pemilihan kepala daerah oleh DPRD merugikan rakyat. Dalam hal ini, NHS menyinggung proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang ia anggap kekonyolan pemerintah sebelumnya.

BACA JUGA: Putusan MA Ubah Aturan Usia Calon Kepala Daerah, Cak Imin: Harusnya Jauh Hari Sebelum Kompetisi

“Pelajaran kita tentang IKN adalah mengenai bagaimana kekonyolan sebuah kebijakan yang tidak melibatkan publik, pada akhirnya seperti sekarang. Pemilu memiliki dimensi yang luas dan itu semua orang, tanpa terkecuali, akan terlibat di dalamnya,” jelasnya.

Oleh sebabnya, NHS berharap Pemilu tetap bersifat inklusif atau melibatkan semua pihak. Hal itu menurutnya sejalan dengan prinsip one man, one value.

“Pelajaran satu dekade terakhir itu penting. Antara kepentingan elite kekuasaan harus paralel dengan kepentingan masyarakat pada umumnya, karena itu menyangkut kebijakan yang sifatnya umum. Jangan kemudian kembalikan kepada DPRD, dan itu adalah langkah mundur,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp