Pendidikan

Penyandang Disabilitas di Semarang Dapat Pelatihan Servis HP Gratis, Langsung Dibekali Modal Usaha

×

Penyandang Disabilitas di Semarang Dapat Pelatihan Servis HP Gratis, Langsung Dibekali Modal Usaha

Sebarkan artikel ini
Penyandang Disabilitas di Semarang Dapat Pelatihan Servis HP Gratis, Langsung Dibekali Modal Usaha
Penyandang Disabilitas di Semarang dapat Pelatihan Servis HP Gratis oleh LPK Quantum Telecommunications Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

Setelah menyelesaikan pelatihan, seluruh peserta akan mengikuti program magang selama satu bulan di konter servis handphone milik Quantum maupun mitra usaha yang bekerja sama.

Seusai magang, peserta juga akan menerima satu set peralatan servis sebagai modal awal membuka usaha.

Program tersebut mendapat dukungan dari berbagai sponsor. Di antaranya BT-ACC sebagai sponsor utama, Braderparts, OG Supershinestar, Meetoo Sunshine, SPH, Onglai, Future Store, Libre Style, Life Future, D3 Cakep, PPDI, HIMIKS, serta sejumlah mitra lainnya.

Tomi mengungkapkan, kebutuhan anggaran program mencapai sekitar Rp120 juta setiap angkatan. Dana tersebut untuk pelatihan, pendampingan, transportasi peserta, hingga penyediaan peralatan usaha.

“Pada batch pertama sekitar 70 persen kebutuhan anggaran di topang sponsor. Tahun ini dukungan meningkat hingga sekitar 95 persen sehingga program bisa berjalan lebih optimal,” katanya.

Program pemberdayaan tersebut juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Semarang. Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Moh Agus Junaidi, hadir dalam pembukaan kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kompetensi penyandang disabilitas.

Salah seorang peserta, Abdul Wahid (45), penyandang disabilitas asal Pedurungan, mengaku antusias mengikuti pelatihan tersebut. Ia berharap keterampilan baru yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk membuka usaha sendiri.

“Saya ingin menjadi wirausaha di bidang servis handphone. Selama ini saya bekerja mengedit skripsi, tetapi saya ingin memiliki kemampuan baru yang peluang usahanya cukup menjanjikan,” katanya.

Selain program khusus bagi penyandang disabilitas, LPK Quantum Telecommunication juga rutin membuka pelatihan teknisi handphone setiap bulan dengan kuota 20 peserta. Dari jumlah tersebut, tiga kursi tersedia sebagai beasiswa gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui program ini, LPK Quantum berharap semakin banyak penyandang disabilitas memiliki keterampilan profesional, mampu membuka usaha secara mandiri. Sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berkarya dan meraih masa depan yang lebih baik. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp