SEMARANG, beritajateng.tv – DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Semarang menggelar Halal Bi Halal sekaligus Rapat Anggota Cabang (RAC) yang bertempat di Hotel Grasia Semarang, Jumat 9 Juni 2023.
Ketua DPC Peradi Kota Semarang Kairul Anwar mengungkapkan tujuan Halal Bi Halal tersebut ialah untuk menyamakan persepsi antar advokat menjelang tahun politik yang kian memanas.
“Yang pertama kan kita bicara konsep tahun politik, semua serba sensitif. Makanya salah satu agenda Halal Bi Halal ini untuk menyamakan persepsi kawan-kawan,” ungkap Ketua DPC Peradi Kota Semarang periode 2022-2027 tersebut usai memberikan sambutannya.
BACA JUGA: Gandeng FH Undip, Peradi Gelar Ujian Profesi Advokat
Menyebut tahun politik, pihaknya mengaku tak ingin kawan-kawan advokat Peradi Kota Semarang terpecah belah karena perbedaan pandangan maupun kepentingan dalam menyikapi Pemilu 2024.
“Mengingat saya tidak mau organisasi atau bahkan teman-teman advokat ini pecah gara-gara kontestasi politik. Semua bisa diselesaikan secara baik-baik, bisa kita komunikasikan. Saya juga membangun komunikasi dengan ketua organisasi yang lain,” terangnya.
Jika anggota Peradi menemui perselisihan, Kairul Anwar berharap agar dapat menyelesikan masalah tersebut secara internal agar kondisi tetap kondusif.
“Pada saat nanti kita ada perselisihan atau perbedaan persepsi, jangan sampai ke mana-mana. Kita selesaikan level internal. Semarang harus tetap kondusif,” imbuhnya.
BACA JUGA: DPC Ferari Semarang Gelar PKPA Angkatan Ke-5 Komitmen Ciptakan Advokat Profesional dan Religius
Terkait sikap menyambut tahun politik, Kairul Anwar menyatakan dengan tegas DPC Peradi Semarang akan bersikap netral. Baginya, seorang advokat harus bersikap profesional dalam melaksanakan tugasnya.
“Peradi pasti netral, karena kan kita profesional. Tapi kan anggota-anggota itu bebas, mereka berafilisiasi kemana-mana itu silahkan. Tidak apa-apa. Tapi saat muncul konflik, mereka harus kembali ke organisasi. Ayo kita bicarakan,” tegasnya.
Peradi Kota Semarang berharap tetap kondusif
Lebih lanjut, Kairul meyakini meski saat ini Indonesia tengah menghadapi situasi politik yang kian memanas, namun baginya Semarang tetap bisa kondusif.
“Pertama Insya Allah kita harus yakin dulu Semarang tidak akan chaos. Semarang baik baik saja. Ya memang isu politik kurang baik-baik saja, tapi saya yakin Semarang clear tidak ada masalah. Intinya itu,” pungkasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu yang memberikan sambutan dan selamat kepada kawan-kawan DPC Peradi Kota Semarang. Baginya, terjalinnya komunikasi dan pertemuan antara dvokat se-Kota Semarang ini sangatlah baik.
BACA JUGA: [Video] Organisasi Advokat Dukung Pengesahan RUU Perampasan Aset
Terlebih, Walikota yang akrab dengan sapaan Mbak Ita tersebut menilai peran advokat atau pengacara sangat diperlukan oleh khalayak luas.
“Karena kadang-kadang pemahaman terhadap produk-produk hukum atau aturan, sama juga di Pemerintah Kota ini kan diperlukan. Karena tidak semua ASN paham tentang regulasi atau pemahaman soal hukum,” ucap Ita kepada beritajateng.tv usai memberikan sambutan.
Melalui acara ini, Ita berharap antar advokat akan memiliki pemahaman yang sama. Khususnya dalam menghadapi situasi dan kondisi tahun politik saat ini.
“Dan kita harapkan kita pasti akan mencari pemahaman yang sama. Kami sering juga dengan teman-teman advokat ini sering bertukar pikiran, terutama masalah regulasi,” pungkas Ita. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





