SEMARANG, beritajateng.tv – Banjir sempat melanda sejumlah sekolah di Kota Semarang pada Kamis, 14 Maret lalu. Banjir terjadi karena derasnya intensitas hujan serta buruknya drainase air.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Aloysius Kristiyanto menyebut, beberapa sekolah mengalami kerusakan gedung akibat banjir. Akan tetapi, jumlah SMP rusak memang tidak sebanyak jumlah SD. Hal itu lantaran jumlah SD di Kota Semarang memang lebih banyak.
Umumnya, kerusakan terjadi di bagian atap atau plafon.
“Karena cuaca ekstrem sehingga terjadi kelembaban di atap, sehingga ada beberapa sekolah yang atapnya atau plafonnya sempat lepas terutama di teras,” ucapnya saat beritajateng.tv hubungi melalui sambungan telepon, Senin, 25 Maret 2024.
Ia mencontohkan, salah satu sekolah yang mengalami kerusakan atap yang cukup parah adalah SMP Negeri 4 Semarang. Bahkan, menurut informasi yang ia dapat, terdapat pagar tembok yang roboh.
Pihaknya pun sedang mengupayakan anggaran untuk memperbaiki kerusakan parah yang terjadi di sekolah. Sementara, sebagian kerusakan ringan seperti atap roboh dapat diperbaiki menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS).
“Tembok pagar yang roboh karena tanahnya gembur kemudian ada tekanan air sementara sudah teratasi dengan membuat pagar pakai bambu dulu, nanti kita upayakan ada anggaran untuk perbaikan,” ucapnya.
Sasar 7 sekolah, fokus peninggian lantai dan halaman
Kristiyanto menambahkan, perbaikan nanti rencananya akan menyasar sekitar 7 SMP di Kota Semarang. Paling banyak berada di Kawasan Sawah Besar dan Genuk.
Adapun fokus pihak Dinas Pendidikan Kota Semarang terdapat pada peninggian lantai dan halaman sekolah. Apalagi sekolah yang memiliki ketinggian lebih rendah daripada lingkungan sekitarnya.
“Yang kita usulkan untuk diperbaiki, peninggian lantai, dan perbaikan pagar itu ada 7 sekolah. Terutama peninggian lantai seperti SMPN 4 Semarang dan SMPN 34 Semarang halamannya agak rendah nanti akan kita tinggikan,” imbuh Kristiyanto.
Sementara itu, beberapa sekolah seperti SMPN 25 Semarang, SMPN 20 Semarang, SMPN 30 Semarang juga akan ditinggikan meskipun tidak memiliki jarak yang terlalu dekat dengan pinggir laut. (*)
Editor: Farah Nazila





