Lebih lanjut, Mulyanto menambahkan bahwa pihaknya ingin memastikan bahwa melalui QRIS, setiap wajib pajak merasakan kemudahan dan keamanan yang maksimal, sekaligus membantu pemerintah daerah mewujudkan sistem keuangan yang lebih terbuka.
Senada dengan hal tersebut, Kepala BPKD Wonogiri, Moch. Chozinudin Holil, menekankan betapa pentingnya kesadaran masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah melalui teknologi.
“Program undian ini sangat efektif dalam memotivasi masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu. Lebih dari itu, digitalisasi pembayaran melalui QRIS mampu meningkatkan transparansi serta akuntabilitas kita dalam mengelola keuangan daerah. Ini adalah langkah besar menuju tata kelola pemerintahan yang lebih bersih dan modern,” ujar Chozinudin.
Bank Indonesia Solo turut memberikan apresiasi atas sinergi ini. Ita Purnamasari, Ekonom BI Solo menyebut momentum ini sangat strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital di daerah. Harapannya, penggunaan QRIS menjadi budaya baru dalam tata kelola keuangan yang efisien dan berkelanjutan di Kabupaten Wonogiri. (*)













