SEMARANG, beritajateng.tv – SDN Banyumanik 01 Kota Semarang menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada 31 Januari 2025 lalu. Tema kegiatan ini yakni “Implementasi Salat dalam Kehidupan Sehari-hari”.
Pihak sekolah menyebut acara ini bertujuan menanamkan nilai keimanan, mengenalkan makna salat, serta menumbuhkan rasa cinta para siswa terhadap Nabi Muhammad SAW.
Ustaz H. Sukwandi selaku penceramah dalam acara ini menyampaikan pentingnya salat sebagai bagian dari kehidupan.
Menurutnya, salat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga bentuk kedisiplinan, keteladanan, serta sarana memperkuat kepedulian sosial dan persatuan.
BACA JUGA: Sambut Isra Miraj 2025, Dewangga Rilis Paket Umroh Plus Aqsa, Pertama di Jawa Tengah!
“Melalui salat, seseorang belajar mengatur waktu, bersikap sabar, serta membangun hubungan baik dengan sesama,” ujar Sukwandi.
Selepas ceramah, acara ini juga berlanjut dengan berbagai penampilan dari para siswa. Mereka membawakan puisi dan lantunan selawat yang menambah kekhidmatan suasana.
Partisipasi siswa dalam acara ini menunjukkan antusiasme mereka dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam sejak usia dini.
Kepala SDN Banyumanik 01 Semarang tekankan pentingnya akhlak mulia dalam pendidikan
Kepala SDN Banyumanik 01 Semarang, Nunung Dharmayanti, menyampaikan harapannya kepada seluruh siswa agar menjadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menegaskan bahwa akhlak mulia merupakan bagian tak terpisahkan dari pendidikan.
“Nabi Muhammad SAW selalu memberikan contoh tentang kesabaran, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama,” tutur Nunung.
Menurutnya, sikap hormat, empati, serta saling menghargai harus terus siapa pun praktikkan di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
BACA JUGA: Intip Kisah Baginda Rasulullah SAW di Langit Ketujuh dalam Peristiwa Isra Miraj, Penuh Perjuangan!
“Pendidikan karakter menjadi fondasi utama dalam membentuk individu yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki moral serta spiritual yang kuat,” imbuhnya.
Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, harapannya siswa semakin memahami makna salat serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. salat tidak hanya sekadar kewajiban, tetapi juga pedoman untuk menjalani hidup lebih baik.
Dengan menanamkan kebiasaan baik sejak dini, generasi mendatang akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih berakhlak serta bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan lingkungan sekitar. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





