Gaya HidupKesehatan

Perjuangan Dokter Tirta Berhenti Ngerokok Bikin Takjub! Sampai Dikira Oplas Gegara Glowing

×

Perjuangan Dokter Tirta Berhenti Ngerokok Bikin Takjub! Sampai Dikira Oplas Gegara Glowing

Sebarkan artikel ini
dokter tirta
Dokter Tirta membagikan kperjuangannya berhenti merokok. (YouTube/VINDES)

SEMARANG, beritajateng.tv – Tirta Mandhira Hudhi atau dokter Tirta baru-baru ini mengungkap perjuangannya berhenti merokok.

Menariknya, perbandingan wajah dokter Tirta sesudah lepas merokok sampai mendapati dugaan operasi plastik dari warganet.

Dokter Tirta mengaku bahwa ia sudah berhenti merokok sejak setahun belakangan ini. Adapun alasan ia berhenti merokok adalah karena harga.

“Aku berhenti total (merokok) itu tahun 2023. Setahun total (berhenti merokok). Alasannya itu harga,” ujar dokter Tirta seperti beritajateng.tv kutip dari kanal YouTube Vindes pada Selasa, 18 Juni 2024.

BACA JUGA: Hidangan Wajib Ketika Berbuka! Berikut Manfaat Buah Kurma Bagi Kesehatan Tubuh

Ia menyebut bahwa setelah memutuskan untuk berhenti merokok, ia aktif berolahraga.

Dari kebiasaan barunya tersebut, ia merasakan perbedaannya. Yakni tidur yang lebih nyenyak dan wajahnya terasa lebih segar sampai-sampai orang mengira ia melakukan operasi plastik.

“Terus aku nge-gym, butuh protein, nah aku stop total. Lama-lama fun ya, tidur nyenyak. Yang paling ekstrem itu perubahan terlihat di wajah. Wajahnya lebih segar, fresh, sampai dituduh oplas sama netizen,” beber Tirta.

Hal ini bermula dari dokter Tirta yang membandingkan harga rokok dengan harga dada ayam.

Menurut Tirta, harga rokok setara dengan dada ayam.

“Jadi aku ke pasar lihat dada ayam harganya 30 ribu, kalau normal ayam potong ya. Kalau ke supermarket, ayam boneless itu 60 ribu ke atas. Saat itu harga rokok ada yang 25 ribu, 30 ribu ke atas, bahkan 38 ribu ke atas,” kata dokter Tirta.

“Aku mikir, satu rokok bisa jadi dada ayam,” tandasnya.

BACA JUGA: Rokok vs Vape, Lebih Bahaya yang Mana? Ini Kata Dokter Paru Semarang

Menurut dokter berusia 32 tahun itu, tidak ada edukasi khusus untuk berhenti merokok. Sebab, ia berpendapat bahwa niat tidak merokok muncul dari diri seseorang.

“Tapi kalau disuruh kasih edukasi sebagai dokter aku gak bisa. Soalnya berhenti merokok itu dari diri sendiri,” katanya. (*)

 

 

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp