Catatan Editor

Perkara Galat Bahasa, ‘Kita’ yang Kerap Kali Disalahartikan ‘Kami’

×

Perkara Galat Bahasa, ‘Kita’ yang Kerap Kali Disalahartikan ‘Kami’

Sebarkan artikel ini
Di Buku | Gambar AI | Frankenstein | Semarang Tertinggal | Kita Kami | 2024 PPDB | Sato Reang
Mu'ammar Qadafi. (Foto: Dok. Pribadi)

Sesungguhnya mudah saja membedakan kapan mesti bilang “kita” atau “kami”. Saat hendak mengucap “kita”, berarti orang yang anda ajak bicara terlibat dalam apa yang anda maksud, sedangkan ”kami” tidak melibatkan orang yang anda ajak bicara.

Lantaran kekeliruan “kita” paling sering terjadi, barangkali anda bisa juga begini. Bayangkan ketika anda bilang “kita”, orang yang anda ajak bicara sekonyong-konyong menyergah dengan frasa yang sempat populer pada tahun dua-ribu-belasan: “Kita? Lo aja kali, gue enggak!”

Dengan kata lain, pikirkanlah selalu pertanyaan “Dia termasuk yang kumaksud gak, ya?” sewaktu anda hendak melontarkan kata “kita”. Begitu. (*)

Mu’ammar R. Qadafi
Editor beritajateng.tv

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp