SEMARANG, beritajateng.tv – Antrean bahan bakar minyak (BBM) yang mengular di sejumlah wilayah di Bali menjadi perhatian.
Lantas, bagaimana potensi ketersediaan bahkan kelangkaan BBM di daerah lain, tak terkecuali Jawa Tengah?
Menanggapi hal tersebut, Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan BBM di Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih aman.
Pjs Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Drestanto Nandiwardhana, mengatakan, ketahanan stok Pertalite di Jateng-DIY mencapai 6,7 hari,
“Sedangkan solar mencapai 16,3 hari. Adapun ketahanan stok LPG tercatat selama 3,5 hari,” katanya saat beritajateng.tv temui di Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah, Banyumanik, Kota Semarang, Jumat sore, 16 Oktober 2026.
BACA JUGA: Polda Jateng Bongkar Penyalahgunaan BBM – LPG Rp10,82 Miliar, Pertamina Beri Sanksi 180 SPBU
Drestanto mengatakan, Pertamina telah merencanakan pasokan berikutnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Jateng dan DIY.
Oleh sebab itu, dia meminta masyarakat tidak panik ataupun membeli BBM dalam jumlah berlebihan.
“Kami harap masyarakat enggak perlu panik. Sampai dengan saat ini kondisi stok cukup aman. Dan kita sudah punya planning hari-hari berikutnya next supply-nya akan masuk ke Jawa Tengah dan DIY,” kata Drestanto.
Pasokan BBM Jateng-DIY Ditopang Kilang Cilacap
Drestanto mengatakan, pasokan BBM ke wilayah Jateng dan DIY juga terbantu dengan keberadaan kilang atau Refinery Unit (RU) Cilacap.
BACA JUGA: Tebus Murah Sembako Pertamina di 7 SPBU, Hasil Penjualan Disalurkan untuk Korban Gempa NTT
“Terbantu adanya kilang atau RU Cilacap. Sehingga supply-nya menggunakan pipa tidak tergantung oleh cuaca ataupun kondisi di laut. Karena kita enggak pakai kapal. Jadi sangat aman,” ucap dia.
Pastikan Pasokan BBM ke Karimunjawa Aman
Lebih jauh, Pertamina juga memastikan distribusi BBM ke wilayah kepulauan tetap berjalan.
Salah satunya Karimunjawa, Kabupaten Jepara, yang mendapat pasokan secara rutin.
BACA JUGA: Janji Kawal Operasional Dapur MBG 3T di Karimunjawa, Pemprov Jateng Tunggu Keputusan BGN
Drestanto bilang, pengiriman BBM ke Karimunjawa terlaksana hampir setiap pekan.
“Hampir setiap pekan, kami kirim sekitar 90 – 100 kiloliter (KL) kesana,” ucapnya
Timbun BBM, 206 SPBU Jateng-DIY Kena Sanksi
Selain memastikan ketersediaan stok, Pertamina melakukan pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi untuk mencegah penyimpangan.
Pengawasan melalui pemantauan CCTV di SPBU serta data digitalisasi penyaluran BBM.
Drestanto bilang, Pertamina telah memberikan sanksi kepada 206 SPBU di wilayah Jateng dan DIY.
Sanksi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan penyaluran Pertalite dan Biosolar tepat sasaran.
Dia mengatakan, ada salah satu bentuk pelanggaran yang menjadi perhatian. Di mana pelayanan BBM bersubsidi menggunakan barcode yang tidak sesuai dengan kendaraan.
“Ya misalnya ada konsumen datang bawa barcode milik kendaraan lain,” kata Drestanto.
Terakhir, Drestanto bilang, kondisi stok BBM di Jateng dan DIY saat ini masih aman. Termasuk untuk produk Pertamax dan Pertalite.
“Insya Allah aman, asal masyarakat enggak perlu panik,” katanya. (*)
Editor: Diaz A Abidin





