“Kami semua sangat kecewa, dapat dilihat di ruang ganti banyak pemain sedih. Tapi itu menjadi hal yang bagus untuk membuktikan bahwa kami semua ingin kemenangan, memang hari ini bukan permainan yang terbaik. Namun kita banyak peluang, jika saja peluang tersebut mengahasilkan gol tentu hasil akan berbeda. Namun PSIS Semarang akan selalu membenahi dari semua yang kita rasa kurang kedepannya,” ungkapnya.
Lanjut Gilbert Agius, Madura United merupakan tim yang cukup bagus, bahkan dua gol Madura United tercipta sangat halus dan apik.
“Dan hari ini menghadapi tim Madura United yang memang cukup bagus. Dua gol mereka memang cukup halus dan masih banyak hal-hal positif di pertandingan tadi. Dan setelah pertandingan penutup tahun ini kita PSIS finish di 4 besar klasemen BRI Liga 1 2023/2024,” terang Agius.
Sementara itu pemain PSIS Semarang Gali Freitas menambahkan bahwa para pemain telah berjuang cukup bagus namun hari ini tidak mendapatkan rejeki
“Kami para pemain sudag berjuang, namun hari ini bulum rejeki, dan hasil pertandingan ini membuat kami sedih. Karena ini bukan hasil yang kami inginkan. Tetapi kami tetap fokus untuk pertandingan berikutnya di tahun 2024. Serta selebrasi gol tadi saya dedikasikan kepada kakak saya yang telah meninggal waktu dekat lalu,” tutur Gali Freitas. (*)
Editor: Elly Amaliyah