BACA JUGA: Kemarau Panjang, Biaya Solar Pompa Air Terus Bebani Petani di Kabupaten Semarang
Untuk mendukung pembiayaan dan pelaksanaan program, PT JTAB bekerja sama dengan PT BPR BKK, Jamkrida untuk penjaminan kredit petani, serta Jasindo untuk asuransi gagal panen. Program ini ditargetkan dapat menjangkau sekitar 1.000 petani.
Totok berharap program tersebut dapat memberikan kepastian usaha bagi petani, sekaligus mendorong generasi muda untuk kembali menekuni sektor pertanian.
“Harapan kami, dengan adanya kejelasan dan masa depan yang bagus, nanti akan membuat petani-petani muda kita mau terjun ke sawah. Dari awal kita sudah ada kesepakatan harga beli hasil panen,” bilangnya. (*)
Editor: Diaz A Abidin





