C mengaku ia telah menyelesaikan sekitar 45 persen target pendataan sehingga merasa telah memenuhi syarat pencairan termin pertama.
Ia juga menyoroti perbedaan beban kerja antarpetugas yang menurutnya tidak merata, mulai dari ratusan hingga lebih dari 700 assignment.
Selain itu, seluruh biaya operasional selama sebulan pendataan, mulai dari transportasi hingga kebutuhan lapangan, di tanggung sendiri oleh petugas.
“Selama bekerja kami hanya mendapat uang pulsa Rp50 ribu. Sementara operasional sehari-hari kami keluarkan sendiri,” ungkapnya.
Menurut C, tuntutan para petugas hanya satu, yakni kepastian pembayaran honor sesuai perjanjian kerja yang telah sesuai kesepakatan sejak awal.
“Kami hanya meminta hak kami pemerintah bayarkan sesuai kontrak. Yang kami butuhkan sekarang adalah kepastian kapan honor termin pertama itu cair,” tegasnya. (*)





