Ia menilai, penurunan TPT tersebut menunjukkan penyerapan tenaga kerja di Jawa Tengah masih berjalan cukup baik, didorong oleh masuknya investasi dan aktivitas industri.
“Secara nasional TPT itu 4,85 persen. Artinya Jawa Tengah di bawah nasional. Penyerapan industri dan investasi di Jawa Tengah cukup masif, sehingga bisa mengurangi pengangguran. Selain itu, ada juga yang bekerja ke luar negeri,” pungkas Aziz. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





