SEMARANG, beritajateng.tv – Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov Jateng 2026. Event olahraga tersebut dinilai menjadi sarana penting untuk mengukur hasil pembinaan atlet yang dilakukan secara berkelanjutan di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Menurut Sumanto, Porprov tak hanya menjadi ajang kompetisi untuk meraih prestasi. Namun juga momentum mempererat silaturahmi antarinsan olahraga.
Khususnya dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
BACA JUGA: Cerita Meidina Riani Putri, Karateka asal Kabupaten Semarang Peraih Medali Emas Porprov Jateng 2026
“Ini ajang yang tepat untuk menjaring atlet-atlet berprestasi dari Jawa Tengah,” ujarnya.

Potensi atlet lebih terukur
Ia berharap, melalui Porprov, potensi atlet daerah dapat terukur dengan baik sehingga menjadi bahan evaluasi bagi pembinaan olahraga di masing-masing kabupaten/kota.
“Dengan begitu, atlet-atlet terbaik Jawa Tengah dapat dipersiapkan secara optimal untuk menghadapi kompetisi di tingkat nasional,” kata Politisi PDI Perjuangan tersebut.
Sumanto mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, pelatih, atlet, hingga masyarakat. Yaitu untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan event olahraga tersebut.
BACA JUGA: Sumanto Dorong Pembangunan Infrastruktur Pemadaman Antisipasi Kebakaran Gunung Lawu
Ia juga berpesan agar seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. Selain itu, menjadikan Porprov sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik, memperkuat persaudaraan, dan mengharumkan nama daerah.
“Mari kita sukseskan Porprov Jateng 2026, junjung tinggi sportivitas, dan gapai prestasi setinggi-tingginya,” tegasnya.
Sumanto menambahkan, dukungan terhadap Porprov diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem olahraga di Jawa Tengah. Sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing dan mengharumkan nama provinsi di kancah nasional. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





