Caleg DPRD Kota Semarang dari PDIP
Sekretaris DPC PDI Perjuangan, Kadarlusman saat beritajateng konfirmasi mengaku memang ada penurunan suara. Meski demikian, ia belum dapat memberikan keterangan lebih lantaran saat ini masih dalam perhitungan di tingkat kecamatan.
“Saya malah belum ngitung, karena perhitungan masih di tingkat kecamatan. Kalau Partainya menang kok. PDIP masih teratas, meski di kecamatan belum selesai (perhitungan, Red.) PDIP masih yang tertinggi,” kata Pilus, sapaan akrabnya.
Ia menyebut, jika kabar jumlah kursi dan nama-nama memang sudah beredar luas, namun pihaknya masih menunggu proses penghitungan selesai terlebih dahulu.
“Turun, ada kemungkinan turun tapi belum saya hitung samua. Kalau incumbent kami juga belum bisa memastikan keseluruhan. Saya tahu malah dari ‘share-shareran’ kemarin. Itu dari mana saya juga belum tahu, wes pinter pinter ngitung ternyata,” kata Pilus.
Sedikit informasi, pada tahun 2019 lalu, PDI Perjuangan berhasil meraih 19 kursi di DPRD Kota Semarang. Namun melihat perhitungan sementara dari para saksi dan formulir C hasil atau Plano beberapa partai seperti PSI, Golkar, PKB dan Gerindra mendapatkan kursi tambahan.
Tambahan Satu Kursi Caleg DPRD Kota Semarang
Ketua TKD Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso mengaku Partai Gerindra yang sebelumnya mendapat enam kursi diperkirakan akan menambah satu sampai dua kursi.
Sementara PKS dan Demokrat masing-masing tetap mendapatkan enam kursi di DPRD Kota Semarang.
“Ada nama baru Dinda Ari Ayu Isnaini yang masuk di Dapil 1 dan D Tunjung di Dapil 4. Selain itu nama-nama lama, seperti Joko Santoso, Nunung, Herlambang, Mualim dan Majid,” kata dia.
Raihan Kursi Caleg DPRD Kota Semarang Tetap
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Semarang, Wahyoe Liluk Winarto mengaku bersyukur dengan hasil yang dicapai partainya pada pemilu tahun ini. Dari jumlah suara yang pihaknya bdapatkan, menurutnya mengalami kenaikan di angka 83-84 ribu.
“Untuk jumlah suara kita ada kenaikan, kita tentu bersyukur atas kerja keras yang ia lakukan,” kata Liluk.




